Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Isyaratkan Benahi Soal Haji

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Februari 2004 09:00 9:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Februari 2004 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Fahd bin Abdul Aziz memerintahkan kepada jajaran kabinetnya untuk membuat konsep pengembangan Mekah, Mina, Arafah dan a Masya`ir Al-Muqaddasah seperti dikutip harian Arab News edisi Selasa, mengutip Kantor Berita Arab Saudi SPA dari Situs Informasi Haji, Selasa.

Raja Fahd mengemukakan perencanan 20 tahun untuk pengembangan kota suci Mekah, Madinah serta Masya`ir Muqaddasah karena kebutuhan yang semakin mendesak.

Perintah ini diarahkan kepada Menteri Pembangunan dan Perkotaan Pangeran Mitab. Gubernur Mekah, Gubernur Madinah serta Menteri Haji termasuk dalam komisi pengembangan ini.

“Mereka bisa mengundang pihak luar negeri yang berminat untuk berpartisipasi,” kata pernyataan kerajaan itu yang dimaksudkan agar pembangunannya bisa segera dilakukan secepatnya sesuai perencanaan.

Komisi ini dalam waktu dekat akan mengajukan usulannya dalam rangka itu. Direktur Urusan Haji Kementerian Haji Arab Saudi Mansour Al-Turki, juga telah membuat perencanaan pembangunan terowongan di bawah tanah yang mengarah ke jamarat untuk pejalan kaki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak peristiwa Mina pada Minggu 1 Februari pagi lalu, jemaah haji kini mulai bergerak dalam bentuk kelompok-kelompok kecil antara lima hingga lima belas orang. Masing-masing kelompok dipimpin seorang dengan membawa bendera dan seorang lagi yang membawa mikropon.

Menurut harian Al-Jazirah, pengelompokan ini kentara sekali, bahkan juga termasuk jemaah haji asal Arab Saudi sendiri (hujjaj ad-dakhili) yang juga membuat pengelompokan pada saat melempar jumrah.

Selasa (3/2), kemarin, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama K.H. Hasyim Muzadi menegaskan Departemen Agama dan pemerintah Arab Saudi perlu mengatur kembali pelaksanaan jumrah dalam ritual ibadah haji.

Menurut Hasyim, perbaikan tersebut meliputi cara pelaksanaan jumrah di Mina. Dengan begitu, para jemaah tak akan menumpuk pada satu titik dan waktu yang sama.

Misalnya, dari teknis Indonesia, para jemaah akan diberitahu kapan akan melaksanakan jumrah. Sedangkan dari pihak Arab Saudi memberikan jadwal waktu pelaksanaan kepada gelombang-gelombang jemaah yang akan melakukan jumrah.

Terus Berulang

Sebanyak 244 jemaah haji tewas akibat terjatuh dan terinjak-injak saat sekitar dua juta orang berdesakan berebut untuk segera menuju lokasi melempar jumrah di Jembatan Jamarat menuju Mina, Ahad kemarin. 54 orang diantaranya dikabarkan dari Indonesia.

Musibah di Mina telah berulang kali dalam beberapa tahun ini, pada tahun lalu, sedikitnya 14 jamaah haji meninggal dunia pada hari pertama pelemparan batu jumrah.

Tahun 2001 sebanyak 35 jamaah haji meninggal dunia, pada 1998 terdapat 118 orang meninggal dan 180 terluka. Musibah terburuk pada tahun 1990, dengan jumlah korban yang lebih besar.

Musibah haji tahun 1994 membawa korban 270 orang, 1998, 119 orang. Selain peristiwa berdesakan, 350 jemaah juga bertemu maut karena kebakaran di Mina pada 1997.

Bagiamanapun, pemerintah Arab Saudi sebagai penyelenggara tunggal ibadah haji merupakan pihak yang sangat bertanggungjawab. Pernyataan Arab Saudi yang mengatakan bahwa tragedi Mina adalah risiko ibadah bukanlah cerminan bijak tuan rumah ibadah haji. (an/aj)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memahami Program Sekularisasi Partai Kristen
Tulisan selanjutnya Pemimpin Serbia Diajukan Ke Pengadilan Internasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?