Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kurangi Bunuh Diri, AS Kirim Ahli Kesehatan Ke Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2004 08:34 8:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2004 08:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Untuk mengurangi rasio angka bunuh diri para serdadu AS di Iraq, pihak Angkatan darat (AD) AS dan para pakar perlu mendatangkan lebih banyak pakar kesehatan mental di kawan itu.

Namun disebutkan, 12 anggota Tim Penasehat Kesehatan Mental AD-AS yang terdiri dari psikiatri, psikolog, pekerja sosial dan pakar tekanan dalam perang itu, tidak memandang rasio bunuh diri serdadu AS di Iraq sebagai sebuah krisis.

“Hasil penemuan menyebutkan kasus-kasus bunuh diri itu bukan epidemi,” ujar seorang pejabat AD-AS, membahas laporan itu sehari sebelum dirilis secara resmi.

AD-AS telah melaporkan, sedikitnya dua lusin serdadu AS mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di Iraq dan Kuwait. Namun sejak lima serdadu melakukan bunuh diri pada Juli 2003, angka rata-rata bunuh diri serdadu AS menurun menjadi dua kasus per bulannya.

Pada periode 1995-2002, AD-AS melaporkan prosentase angka bunuh diri di mencapai 11,9 per 100.000 serdadu. Angka bunuh diri serdadu AS yang dikirim bertugas di Iraq adalah 17,3 per 100.000 pada tahun 2003. Khusus di AD-AS, prosentase angka bunuh diri dilaporkan 12,8 per 100.000 serdadu pada tahun 2003.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Statistik AD-AS memang lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bagaimanapun, angka itu masih lebih rendah dari angka rata-rata nasional AS pada kelompok umur yang sama, antara 18-30 tahun. Karena itulah, ini masih belum bisa dibilang krisis.”

AS menempatkan sedikitnya 120.000 pasukan di Iraq. Mayoritas pasukan yang ditempatkan berasal dari kesatuan-kesatuan AD-AS.

Tim Penasehat Kesehatan Mental AD-AS merekomendasikan pengiriman lebih banyak pakar kesehatan mental ke Iraq dan Kuwait. Hal itu dimaksudkan untuk memberi bantuan dan mencegah serdadu AS melakukan bunuh diri.

Pada bagian lain, Tim Penasehat Kesehatan Mental AD-AS meminta AD-AS menggunakan ‘persahabatan’ untuk menekankan perlunya saling menjaga antara satu serdadu dengan serdadu lainnya.

Pejabat AD-AS menyatakan, Tim Penasehat Kesehatan Mental AD-AS ditempatkan di Iraq dan Kuwait pada Agustus 2003 dan kembali dari tugasnya pada Oktober 2003 setelah mewawancarai 760 serdadu.

Lebih lanjut dikemukakan, Tim Penasehat Kesehatan Mental AD-AS mengidentifikasi sejumlah penyebab stres, termasuk ketidakpastian berapa lama serdadu AS harus bertugas di Iraq, cuaca panas yang menyengat dan sejumlah persoalan lainnya. (ast)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya HMI Minta Aparat Tak Terpengaruh AS
Tulisan selanjutnya Obligasi Negara Syariah Terbit Tahun Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?