Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Protes Anti-AS Terus Berlanjut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2004 08:13 8:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Agustus 2004 08:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejak Jum’at kemarin, Najaf masih tegang. Meski kondisi agak tenang. sekitar 2.000 anggota pasukan AS dan 1.800 tentara Iraq masih mengepung kota Najaf.

Meski demikian, tingginya jumlah korban rakyat Iraq akibat serangan dan taktik AS membuat banywak warga marah. Sejauh ini, kemarahan warga akibat taktik pasukan AS yang sering menyerang ulama-ulama anti AS beserta pengikutnya.

Akibatnya, pemerintah Iraq mendapatkan banyak tekanan untuk menghentikan serangan di Najaf. Menurut laporan, sebuah delegasi kepala-kepala suku dan pemimpin-pemimpin partai politik telah menemui Perdana Menteri Iyad Allawi, Kamis lalu, dan menuntut Allawi untuk mengakhiri serangan di Najaf.

Di Baghdad, Jumat, ribuan pendukung Moqtada al-Sadr juga berunjuk rasa melewati sejumlah jalan. Mereka meneriakkan kesiapan untuk menjadi martir bagi pemimpin perlawanan Syiah tersebut.

Mereka meneriakkan kata- kata penghinaan terhadap Allawi, juga seruan perlawanan terhadap AS. “Usir Amerika! Jangan ganggu Moqtada al-Sadr,” teriak mereka berulang-ulang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aksi menentang penyerbuan di Najaf juga dilakukan ribuan warga di Tallafar (barat laut Mosul), Kut dan Kut al-Hayy, Kufa (dekat Najaf). Para pengunjuk rasa itu mendengungkan tekad mereka untuk siap mati membela Moqtada al-Sadr.

Bahkan ulama besar Syi’ah Iraq, Ayatollah Mohammad Taqi al-Modaresi, mengutuk terus terjadinya pertempuran di salah satu tempat paling suci bagi kaum Syi’ah itu.

“Apa yang terjadi di Najaf dan kota lainnya di Iraq adalah pelanggaran terhadap kesucian, sebuah agresi terhadap tempat suci dan menumpahkan darah orang tak berdosa, yang bisa menjurus pada perang sipil tanpa henti,” kata Modaresi tegas dalam pernyataannya.

Aksi protes juga dilakukan ribuan warga Iran di Teheran. Mereka mengecam kecongkakan AS yang menyerang tempat suci Imam Ali di Najaf, dan menuntut Pemerintah Irak agar tidak mengizinkan pasukan AS memasuki dua kota suci pengikut Syi’ah, yaitu Najaf dan Karbala.

Sejauh ini, pasukan AS menjadi membabi buta akibat tingginya perlawanan terhadap tentara Amerika di negeri itu. Untuk menghidari jumlah korban dari pasukannya, AS justru memperbanyak pasukan asing dan aparat keamanan dari warga Iraq sendiri yang selama ini setiap pada AS. (ap/af)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Diprediksi akan Musnah
Tulisan selanjutnya AS Akan Tarik 100 ribu Pasukannya di Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?