Hidayatullah.om–Jubir Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran Ali Aghamuhammadi Senin kemarin menegaskan bahwa AS ikut mengarahkan kelompok-kelompok bersenjata dari Iraq untuk masuk ke wilayah Iran dan kemudian melancarkan aksi-aksi peledakan bom di kota-kota Ahwaz, Tehran, dan Qum.
Menurut Aghamuhammadi, kelompok-kelomok teror itu didukung langsung oleh AS. Mereka menyusup ke wilayah Iran dari kawasan Irak yang dikontrol oleh pasukan Inggris.
Aghamuhammadi menambahkan bahwa aksi teror itu dimaksudkan untuk menakut-nakuti rakyat Iran agar tidak menghadiri kotak-kotak pemungutan suara pada hari pemilu presiden yang akan diselenggarakan tanggal 17 Juni mendatang.
Jubir Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran memastikan bahwa dalam waktu singkat, para pelaku peledakan bom itu akan tertangkap. Seperti pernah diberitakan, peledakan di tiga kota Iran Ahad 12 Juni lalu tersebut merenggut nyawa 10 warga sipil yang tak berdosa dan menciderai puluhan warga lainnya.
Sementara itu, kemeriahan suasana kampanye pemilu di Iran hingga kini tidak terpengaruh oleh aksi teror tersebut. Berbagai sudut kota dan daerah serta media cetak dan elektronik masih terus diwarnai oleh suasana kampanye. Di jalan-jalan, para simpatisan setiap capres masih terus beraksi untuk menggalang dukungan. (irib)