Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslimah Pertama di Everest

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juni 2005 08:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Farkhondeh Sadegh, 36, dan Laleh Keshavarz, 25, menjadi perempuan muslim (muslimat) pertama yang mencapai puncak tertinggi di dunia, Puncak Everest. Sadegh melakukan pendakian bersejarah itu dengan memimpin tim beranggotakan 21 orang dan total ada tujuh perempuan di sana. Kemarin tim ini pulang dan dielu-elukan di Bandara Teheran.

Farkhondeh, yang berprofesi sebagai desainer grafis, dan Laleh, dokter gigi, mencapai titik tertinggi Everest pada Senin, 30 Mei. Mereka mencapai titik setinggi 8848 meter itu bersama enam pendaki pria Iran dalam tim itu, serta empat penunjuk jalan dari Nepal.

"Tentu saja Tuhan menolong kami," kata Farkhondeh seperti dikutip Deccan Herald. "Dia memberi kami empat hari cuaca yang bagus dan kami mencapai puncak di hari pertama. Ketika kami mengontak lewat radio kepada teman-teman kami di base camp, mereka mulai menangis."

"Kami bangga atas upaya kami," lanjutnya. "Tak ada perempuan muslim yang melakukannya sebelumnya, kami yang pertama. Pendakian kami menunjukkan kepada negara lain bahwa kami (perempuan) bisa melakukan apa yang kami mau. Itulah kenapa begitu penting kami mencapai puncak itu."

Pencapaian itu juga menjawab keraguan yang sempat dilontarkan kepada Farkhondeh dkk. Tempat itu memang berbahaya. Hingga 2004 telah menewaskan 185 orang. Musim ini, enam pendaki lagi tewas. "Kami siap membayar dengan nyawa kami," tandas Farkhondeh yang keranjingan mendaki itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yang tak kalah menarik adalah kisah Laleh Keshavarz. Pencapaian itu merupakan hadiah perkawinannya. Dokter gigi itu lantas memilih pendakian ke tempat berbahaya itu sebagai perayaan. Dan dia sukses dalam mengikuti tim yang dikirim Federasi Pendakian Gunung Iran itu. Dalam ekspedisi 10 minggu itu, tim memilih lewat "Zona Kematian", padang beku yang luas diliputi angin kencang, longsor dan guguran es.(jp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Berada di Balik Aksi Peledakan Ahwaz dan Tehran
Tulisan selanjutnya Polri Usut Korupsi Rp 13 Triliun di Depag

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?