Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Partai Anti-Jilbab Menjadi Kanselir Jerman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Oktober 2005 04:59
Bagikan
Bagikan

Rabu, 12 Oktober 2005

Hidayatullah.com–Dua partai utama Jerman, Partai Sosialis Demokrat (SPD) dan Partai Uni Kristen Demokrat (CDU) sepakat menunjuk Angela Merkel sebagai kanselir menggantikan Gerhard Schroeder

Terpilihnya Angela Merkel sebagai kanselir menggantikan Gerhard Schroeder menjadi catatan sejarah tersendiri bagi bangsa Jerman. Karena untuk kali pertamanya, jabatan kanselir dipegang seorang wanita.

Dalam jumpa persnya di Berlin, Jerman, Senin (10/10), Merkel menyatakan SPD dan CDU sepakat melanjutkan pembicaraan formal untuk membangun koalisi besar. Ia juga yakin kedua kubu akan mencapai kesamaan pandangan atas kebijakan luar negeri pada pembicaraan formal yang dimulai Senin pekan depan.

Juru bicara SPD hari Senin (10/10) mengatakan, berdasarkan kesepakatan, SPD akan memperoleh delapan jabatan di kabinet, di antaranya jabatan kunci, yaitu menteri luar negeri, menteri keuangan, menteri perburuhan, menteri kehakiman, menteri lingkungan, menteri bantuan dan koperasi, serta menteri kesehatan dan transportasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sedangkan CDU dan partai sekandungnya, CSU (Uni Sosial Kristen), akan memperoleh dua kursi di kekanseliran, yaitu Merkel sebagai kanselir dan menteri negara (minister of state at chancellery), serta enam jabatan menteri, yaitu ekonomi, menteri dalam negeri, pertahanan, pertanian, dan menteri pendidikan dan keluarga.

Negosiasi formal di antara kedua pihak akan dimulai pekan depan, 17 Oktober, dan negosiasi formal di antara kedua kubu ini akan berlangsung sampai 12 November mendatang.

Hapus Jilbab    

Partai Kristen Demokrat (CDU),  adalah salah satu partai konservatif Kristen di Jerman yang dikenal anti jilbab.  Saat menang di Nordrhein-Westfalen (NRW) lalu, CDU bahkan langsung berjanji akan melarang jilbab.

Dalam Pemilu di Nordrhein Westfalen, CDU berhasil mengalahkan Partai Sosial Demokrat (SPD),  
Sebagaimana pernah dikutip Reuters, Juergen Ruettgers, salah satu tokoh penting CDU di  Nordrhein Westfalen, berjanji berjanji akan segera melakukan pelarangan terhadap jilbab di sekolah dalam tempo tiga minggu setelah memenangkan Pemilu.

Sebelumnya sepanjang kampanye pemilihan, CDU Nordrhein Westfalen (NRW) di bawah pimpinan Juergen Ruettgers selalu mengatakan akan dengan cepat menghapus jilbab dari sekolah-sekolah negeri di Jerman. (chp/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din Syamsuddin: “MUI Tidak Larang Ucapan Selamat Natal”
Tulisan selanjutnya Qatar Bangun Stadion 100 M untuk Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?