Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Akan Batasi Misionaris Asing

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 November 2005 01:58
Bagikan
Bagikan

Rabu, 23 Novemver 2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–Hari Senin lalu, surat kabar di Rusia, Vedomosti, melaporkan bahwa Menteri Peradilan Rusia akan mengetatkan peraturan-peraturan untuk memberikan visa kepada para misionaris asing. Agen pemerintah juga merencanakan untuk menyederhanakan proses untuk menekan pusat-pusat agama, dan untuk meningkatkan pita merah bagi registrasi dari organisasi-organisasi keagamaan, kata surat kabar itu.

Dokumen itu disiapkan dalam pertemuan Dewan Keamanan kementrian bulan Oktober, setelah membahas "Ekspansi kaum religius asing di Rusia."

Dalam dekade lalu, jumlah kaum yang semakin beriman religius di negara itu tumbuh menjadi 69 dari 20, tulis Vedomosti. Larangan visa diajukan sebagai pilihan terbaik untuk mengontrol pertumbuhan organisasi-organisasi keagamaan.

Sejak tahun 2003, Menteri Peradilan telah memiliki kekuasaan untuk memutuskan apakah seorang warga asing diterima dalam wilayah Rusia.

Vedomosti melaporkan bahwa inisiatif kementrian, yang menghadapi studi dari Duma, atau badan Parlemen rendah, bertujuan untuk menghalangi organisasi-organisasi keagamaan apabila sebuah kejahatan dari sebuah "karakter ekstrimis" terbukti atas kelompok-kelompok tersebut, atau jika mereka melaksanakan aktivitas misi yang tidak sah.

Lebih lanjut, inisiatif itu dimaksudkan untuk membatasi agama tertentu dengan hanya satu pusat organisasi, dengan sebuah karakter yuridis, dalam wilayah Rusia. Dengan demikian, ke-40 organisasi Muslim ekstra yang tercatat resmi di Rusia akan harus dikombinasikan menjadi satu untuk mewakilkan mereka.

Sampai saat ini, Duma belum menerima perkataan dari inisiatif manapun untuk mengetatkan kontrol atas organisasi-organisasi keagamaan asing, kata Sergei Popov, kepala Komite Parlemen Rendah untuk Masalah Sosial dan Organisasi Keagamaan. Setelah berita di Vedomosti dikeluarkan, beberapa perwakilan agama mengatakan mereka tidak tahu apapun tentang dokumen itu.

Dalam pernyataan kepada Zenit, Romo Igor Kovalevsky, sekretaris jenderal dari Konferensi Waligereja Katolik Rusia, mengatakan bahwa "jika rencana ini dilaksanakan, akan ada ruang bagi bertambahnya birokrasi."

"Lebih lanjut, hal itu harus dipelajari secara terperinci, karena tanpa ragu hal itu menggambarkan aspek-aspek kontroversial, yang salah atau tidak diformulasikan dengan baik," tambahnya.

Romo Igor Byzhanov, sekretaris untuk Hubungan Antar-Kristiani dari Departemen Hubungan Keagamaan dari Patriark Moskow Gereja Orthodox Rusia, berkata: "Ini adalah peranan dari negara untuk mengatur, dengan satu atau cara lain, urusan-urusan negara dalam masalah agama."

Pengakuan rencana Menteri Peradilan Rusia terbaru yang akan melakukan pengetatan dan kontrol terhadap organisasi-organisasi keagamaan asing di wilayah Rusia ini sempat membuat sewot kalangan Kristen.

Di pihak lain, di Indonesia sendiri, sebagaimana di Aceh, semenjak musibah tsunami berlangung, telah ribuan misionaris asing berkedok bantuan kemanusian datang dan tinggal di tempat-tempat terpencil di Serambi Mekkah itu. Sayangnya, hingga kini tak ada satu peraturanpun yang bisa mengontrol mereka. (chrcid/hid/cah)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Senior Partai Demokrat Anggap Musuh Utama AS adalah Israel
Tulisan selanjutnya Ketua PBNU akan Menjadi Pembicara di Sidang Raya Dewan Gereja se-Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?