Jum’at, 2 Desember 2005
Hidayatullah.com–CIA melakukan lebih 300 kali penerbangan rahasia ke berbagai bandar udara Eropa, demikian laporan harian Inggeris Kamis (1/12). Laporan itu makin memperkuat dugaan bahwa Washington telah mengangkut tersangka yang sering disebut AS sebagai pelaku teror ke penjara rahasia di Eropa.
The Guardian menyatakan telah melihat dokumen penerbangan yang mencatat penerbangan oleh 26 pesawat yang dioperasikan oleh Badan Pusat Intelijen AS (CIA).
Informasi itu memperlihatkan jumlah penerbangan ‘yang tak pernah terjadi sebelumnya’ oleh badan tersebut. Namun tak mengungkapkan pesawat apa yang terlibat dalam tindakan yang diduga sebagai pengiriman tersangka pelaku teror ke berbagai penjara di Eropa, katanya.
CIA telah dituduh dalam beberapa laporan menggunakan negara Eropa untuk memindahkan, menahan secara tak sah dan menyiksa tersangka pelaku setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.
Amerika Serikat beberapa waktu lalu menjanjikan jawaban bagi surat Uni Eropa yang menuntut jawaban atas pernyataan tersebut.
The Guardian melaporkan catatan penerbangan itu mengungkapkan agen-agen CIA mengunjungi Jerman 86 kali dan Inggeris 80 kali, meskipun ketika penerbangan pesawat sewaan ditambahkan maka jumlah itu akan membengkak jadi lebih dari 200.
Perancis hanya dikunjungi dua kali dan Austria tidak sama sekali, kata suratkabar tersebut.
Catatan penerbangan itu juga memperlihatkan perjalanan rutin ke Eropa timur, termasuk 15 persinggahan di Praha.
"Hanya satu kunjungan tercatat ke pangkalan udara Szymany di Polandia timurlaut, yang telah diidentifikasi sebagai tempat dugaan penjara rahasia CIA," kata The Guardian.
Polandia dan Rumania telah membantah bahwa negara itu menampung penjara CIA, katanya. The Guardian melaporkan catatan penerbangan tersebut diperoleh dari sumber dan data Dinas Penerbangan Federal di industri penerbangan.
Austria menyelidik
Dewan Keamanan Nasional Austria mengadakan pertemuan khusus Rabu untuk meninjau dugaan bahwa CIA melanggar wilayah udaranya pada tahun 2003. CIA dilaporkan menerbangkan sejumlah tersangka yang tertangkap.
Komandan AU Austria mengatakan pekan lalu bahwa satu pesawat angkut CIA yang bermuatan sejumlah tahanan terbang dari Frankfurt, Jerman, di atas Austria dalam penerbangannya ke Azerbaijan di Asia Tengah 21 Januari 2003.
Pengungkapan oleh Mayjen. Erich Wolf tentang pelanggaran wilayah udara itu telah mengundang protes dari politisi oposisi yang menuntut agar dilakukan penyelidikan mengenai penerbangan yang menuntut penyelidikan. Demokrat Sosial, kelompok oposisi utama, menyerukan Kanselir Wolfgang Schuessel agar mengajukan protes resmi kepada Presiden AS George W. Bush. (ant/afp/ap/wpd/cha)