Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Gaddafi Kecam Obama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juni 2008 18:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemimpin Libya itu juga berharap presiden selanjutnya AS adalah orang perdamaian. Gaddafi, yang negaranya adalah penghasil minyak nomor dua di Afrika, juga menyalahkan kebijakan luar negeri AS dan lemahnya harga dolar sebagai penyebab melonjaknya harga minyak, selama pidato untuk menandai peringatan ke-38 pengosongan pangkalan AS di Libya, demikian diwartakan AFP.

"Pernyataan saudara kami keturunan Kenya yang berkewarganegaraan Amerika, Obama, mengenai Jerusalem … memperlihatkan bahwa ia mengabaikan politik internasional dan tak mengkaji konflik Timur Tengah atau itu adalah kebohongan kampanye," kata Gaddafi.

Obama, yang "memilih perubahan sebagai tema kampanyenya mestinya telah mengusulkan perubahan nyata dalam kebijakan AS" ke arah dunia Arab, katanya.

Obama menyulut kemarahan di kalangan rakyat Palestina awal bulan ini, ketika ia memberitahu satu kelompok orang Yahudi di Washington bahwa Jerusalem harus tetap menjadi ibukota "tak terpisahkan" Israel.

Ia juga menjanjikan "komitmen yang tak tergoyahkan bagi keamanan Israel" jika ia terpilih sebagai presiden paa November.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gaddafi berkeras dalam pidato untuk memperingati pengosongan pangkalan AS setelah revolusi Libya 1970, perdamaian akan melindungi Israel di wilayah itu, bukan senjata dan senjata nuklir.

"Kami berdoa bahwa presiden (berikutnya) AS nanti adalah orang perdamaian," katanya.

Gaddafi telah memperlunak pidato anti-AS sejak negaranya menormalkan hubungan dengan Washington pada 2006, dua tahun setelah hubungan kedua negara tersebut pulih setelah 25 tahun terputus.

Washington memperbarui hubungan diplomatik dengan Tripoli setelah Gaddafi mengumumkan pada 2004 bahwa Libya meninggalkan upaya guna memperoleh senjata pemusnah massal.

Gaddafi mengatakan konflik masa lalu dengan Washington disebabkan oleh "penanganan buruk" dari kedua pihak. "Amerika Serikat telah mengambil pelajaran begitu juga dengan kami," katanya.

Namun ia menuduh kebijakan luar negeri AS, terutama perang pimpinan AS di Irak dan Afghanistan, dan dolar yang lemah berada di belakang meroketnya harga minyak.

Amerika Serikat "mengeluhkan tingginya harga minyak pada satu saat tapi mereka adalah pihak yang bersalah", kata Gaddafi sementara harga minyak melonjak di atas 135 dolar AS per barel, Rabu.

Minyak adalah 95 persen dari nilai eksport Libya dan 70 persen produk nasional kotornya. Berkat harga minyak yang tinggi, Libya –anggota OPEC dengan produksi saat ini 1,8 juta barel per hari– mengantungi hampir 40 miliar dolar AS dari hasil minyak tahun lalu. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahkamah Agung AS Pulihkan Hak Tahanan Guantanamo
Tulisan selanjutnya Kapolri Anggap AKKBB Cari Masalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global

Berita
22 Juli 2026 10:20
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?