Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kareem Salama, Penyanyi Country Muslim Pertama Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Juli 2008 11:26
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–Penyanyi musik country pertama Muslim Amerika sudah menunjukkan bahwa musik Tengah-Timur dan Barat bisa membentuk hibrida baru yang menggairahkan yang membangun jembatan antara kebudayaan.

Kareem Salama, lahir dan dibesarkan di Ponca City, Oklahoma, Amerika.  Ia adalah pendatang dari Mesir. Kareem mulai ikut dalam musik country saat tamat sekolah. Dia bermain di depan umum saat di Villa Celimontana Jazz Festival, Roma hari Minggu. Lagunya yang energik diterima khalayak dan disambut dengan tepuk tangan.

"Orang-orang di Eropa mempunyai stereotip kuat tentang apa musik country," ujar Salama dalam sebuah wawancara dengan Adnkronos International (AKI) dalam bahasa Arab dan Inggris.

Nama Kareem Salama, dalam bahasa Arab diartikan 'Si Pemurah Hati yang Baik'. Ia bermain selama 90 menit.

Dalam lagu-lagu nya, Salama menggunakan berbagai sumber. Ada unsur rock, pop, country dan musik rakyat, termasuk tema-tema Islam, seperti; sufism, puisi dan isu-isu yang berkisar antara kepahlawanan dan perang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam lagu berjudul, "Baby, I'm a soldier" menceritakan pertemuan tatap muka antara orang Iraq dan seorang prajurit Amerika yang berakhir dengan saling bunuh satu sama lain  di medan perang.

Di tahun 2006, ia menulis suatu lagu berjudul  'Prayers at night' (Doa-doa di malam hari) untuk menarik perhatian perang antara Israel dan Libanon.

Bagi Salama dia akan gemar main di Mesir asli orang-tuanya dan percaya diri bahwa musiknya akan baik diterima di sana. Dia mengambil persamaan di antara tua bahasa Arab musik musik dan country. "Kedua yang berbicara tentang kebaikan." Banyak bercerita. Bercerita adalah hal sangat besar di musik country. Mereka sangat mirip, katanya.

Salama mengatakan, ia berniat bermain di  Mesir, tempat asli orang tua dan kelahirannya. Ia merasa yakin, bila musik nya akan di terima. Ia membandingkan musik musik Arab kuno dan musik country.

"Keduanya memperbicangkan tentang kebaikan-kebaikan. Banyak berceritera. Berceritera adalah suatu hal yang sangat besar dalam musik country. Mereka ada kesamaan,  ujarnya.

"Musik country berdasarkan pada prinsip Judeo-Kristen dan gagasan fatalisme. Anda juga akan menemukan sebagian besar dalam kesusasteraan Islam.” Ia mengaku, pengetahuannya dalam sastra Arab sastra lebih banyak pada puisi kuno dan kesusastraan abad ke-9, ke-10 atau ke-12 abad.

Salama mengaku sangat familiar dengan lagu-lagu penyanyi legendaris Mesir, Umi Kulthum. Ia, bahkan sudah "Membaratkan' lagu-lagu nya yang terkenal. Diantaranya, 'Ala Baladi El-mahboub' (Kepada negeri menyayangi ku).

"Itu sangat mirip dengan salah satu lagu musik country." Salama mengaku sudah melaksanakan nya namun belum merekam nya.

Salama sudah merilis dua album: Album pertama berjudul, "Generous Peace" (Perdamaian yang Murah Hati) tahun 2006 dan "This Live of Mina" (Hidup Saya Ini) tahun 2007. Ia sudah menerjemahkannya ke dalam basa Inggris, Jerman, Netherlands, Perancis, dan Italia. [aki/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lama Jarak Menonton TV Pengaruhi Fungsi Retina Anak
Tulisan selanjutnya Bagaimana Mengadili Bush [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

Sejarah
22 Juli 2026 20:00
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?