Hidayatullah.com–Peneliti dan penulis Dr. Zaid Al-Fudhail mengatakan, sebanyak 87% anak-anak di Arab Saudi diabaikan. Oleh karenanya ia menyeru agar program di media-media yang ditujukan untuk mengatasi fenomena tersebut bisa ditingkatkan.
“Rendahnya komunikasi dan integrasi sosial dalam masyarakat kita merupakan salah satu masalah kemanusiaan. Hal itu terjadi karena beberapa faktor yang terkait dengan pengkotakan sosial, yang disebabkan oleh kehidupan perkotaan di satu sisi dan pemahaman yang keliru tentang agama di sisi lain,” papar Al-Fudhail.
“Kurangnya bimbingan yang dekat dan terus menerus yang senantiasa mengikuti perkembangan dan mengarahkan anak, memberikan dampak negatif pada cara keluarga dalam membentuk moral anak-anak. Pada saat yang sama, hal ini bertepatan dengan kurangnya program-program di media yang bernilai pendidikan tinggi untuk anak-anak,” tambah Al-Fudhail.
Al-Fudhail mengajak untuk membentuk sebuah mekanisme yang bisa memenuhi dan sesuai dengan kebutuhan mentalitas dan modern anak-anak, dan dengan sebuah pemahaman agama yang baik. Ia menyarakan agar dibentuk sebuah lembaga nirlaba untuk mewujudkannya. Menurutnya hal itu akan mengurangi dampak kerusakan akibat kurangnya perhatian orangtua dan memberikan kontribusi untuk mengarahkan anak-anak muda dalam memenuhi kebutuhannya, tanpa melakukan perbuatan atau memiliki pemikiran yang menyimpang.[di/sg/hidayatullah.com]