Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahasiswa Indonesia di Pakistan Saksikan Peristiwa Pengeboman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2009 17:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dua ledakan bom bunuh diri merobek International Islamic University (IIU) di Islamabad, hari Selasa (20/10). Setidaknya 5 orang tewas dan 23 lainnya luka-luka.

Ledakan pertama terjadi  di Kafetaria kampus putri, lalu selang dua menit ledakan kedua terjadi di Fakultas Syari’ah and Law (kampus putra) yang  berjarak sekitar 200 meter dari lokasi ledakan pertama.

Najib (bukan nama asli), salah seorang saksi mata asal Indonesia, melihat ledakan pertama yang menghancurkan gedung Kafetaria kampus putri.

“Saat itu saya sedang naik motor untuk belanja ke I-Ten Markaz, tapi tiba-tiba begitu lewat kafetaria, saya melihat ledakan dahsyat. Penjaga keamanan terpental, dan  orang-orang yang di dalam kafe bergelimpangan, ” ungkap Najib kepada hidayatullah.com.

Para korban langsung dibawa menggunakan taksi dan mobil yang melintas di lokasi kejadian. Mobil ambulans dan polisi tiba di tempat sekitar 10 menit kemudian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada saat kejadian mayoritas mahasiswa sudah balik ke asrama, hanya beberapa fakultas saja yang menggelar kelas sore. Iwan, mahasiswa Ushuluddin asal Indonesia yang tengah berada di kelas, langsung keluar kelas. Ia sempat shock karena ketika berlari tak sengaja menginjak tubuh korban.

Ledakan kedua  terjadi di lokasi Fakultas Syari’ah and Law lantai dua. Bom meledak tepat di samping kantor Kepala Departemen Fakultas Syari’ah and Law,  Prof. DR. Ziaul Hak. Ia dan staf telah meninggalkan kantor sejam sebelum kejadian.

Pada jam 12 siang, Muladi salah seorang mahasiswa Fakultas Syari’ah and Law asal Indonesia, berada di kantor tersebut dan bertemu Ziaul Hak untuk merencanakan jadwal sidang  thesis.

“Saya tidak tahu apakah berkas dan thesis saya masih utuh atau sudah menjadi abu sekarang,” ujar Muladi, yang rencananya akan munaqasyah (sidang thesis) pada akhir bulan ini.

Ditutup

Akibat peristiwa ini, pihak universitas mengumumkan untuk menutup kampus yang menjadi tujuan mahasiswa Indonesia melanjutkan studi itu.

KBRI Islamabad beberapa jam kemudian mengevakuasi mahasiswa Indonesia ke KBRI. Sementara ini mayoritas mereka ditampung di Guest House KBRI, dan sebagian yang lain memilih berdiam di rumah-rumah home staff dan local staff.

Serangan bom di kampus ini baru ini terjadi dalam sejarah. Selama ini target serangan diarahkan ke markas polisi dan militer.

Ada sekitar 18.000 mahasiswa kuliah di IIU Islamabad, 2000 di antaranya berasal dari luar Pakistan, terutama dari China. Sebagian besar mahasiswa mempelajari manajemen atau ilmu komputer. Mahasiswa asal Indonesia sekitar 50 orang.

Setidaknya dalam satu bulan ini, lebih dari 170 orang tewas dalam aksi serangan bom bunuh diri (AFP Islamabad). Sebelumnya ada instruksi dari Kementerian Dalam Negeri Pakistan untuk meliburkan sekolah dan universitas selama seminggu, karena disinyalir akan ada serangan bom di tempat institusi pendidikan. Namun pihak  IIU tidak mengindahkan instruksi itu, dan tetap memilih aktif kuliah.

Sampai saat ini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut, sementara pihak keamanan dan investigasi Pakistan masih menyelidiki kejadian tragis tersebut.

Sementara, juru bicara Departemen Dalam Negeri Pakistan Rashid Mazari mengatakan, sekolah dan universitas akan ditutup hingga mereka dapat meningkatkan fasilitas keamanan.

Para siswa mengaku tidak mempercayai kelompok Taliban berada di balik serangan ganda itu. Mereka menuding ada pihak lain yang sengaja “mendompleng” dan menjelekkan wajah Islam dan melemahkan Pakistan.

“Sangat jelas terlihat ada elemen anti-Islam terlibat dalam serangan ini,” kata seorang mahasiswa ekonomi, Abul Hassan. [Mughni-Islamabad/was/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Kesehatan Peneliti NAMRU
Tulisan selanjutnya Menkes Baru “Orang Dekat” Amerika?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang

Berita
18 Juni 2026 05:59
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial

Terbaru

  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?