Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Universitas Cambridge Bolehkan Penggunaan Burqa Saat Wisuda

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 November 2009 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mahasiswa Muslim akan diperkenankan untuk mengenakan burqa di bawah topi wisuda, ketika mengikuti upacara kelulusan mereka dari  Universitas Cambridge.

Pekan ini, ketentuan berbusana yang ketat untuk acara tersebut telah ditarik oleh pihak berwenang universitas.

Para pemimpin Muslim menyambut baik keputusan tersebut. Namun, pemimpin BNP yang juga lulusan dari Downing College, Nick Griffin, mengkritik kebijakan yang memperbolehkan cadar tersebut.

Ahsan Mohammed, seorang tokoh Muslim di Newmarket, mengatakan, “Menurut saya, itu sebuah keputusan Universitas yang sangat masuk akal. Menurut saya itu hal yang benar untuk dilakukan dan saya berharap yang lain akan mengikutinya.”

Namun, kepada Cambridge News Nick Griffin mengatakan, “Tidak mengejutkan. Jumlah mahasiswa Muslim di college dan universitas-universitas kita sudah tidak lagi proporsional.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seakan menunjukkan kekesalannya, ia menambahkan, “Dalam 20 tahun, akan menjadi kewajiban bagi semua mahasiswi untuk mengenakan burqa.”

Seorang pembaca yang tidak menyebutkan namanya menanggapi pernyataan Griffin tersebut, “Kutipan yang sangat bagus, menunjukkan betapa Nick Griffin adalah seorang paranoid, menyedihakan, Islamphobi, xenopobi, dan orang gila yang hina.”

Situs Universitas menuliskan ketentuan ketat dalam berbusana, “sangat diwajibkan saat upacara, dan jika Anda tidak mematuhinya, maka Anda bisa tidak diizinkan untuk diwisuda karena alasan tertentu.”

Peraturannya diubah setelah mahasiswa-mahasiswa dari Scotlandia meminta agar diperbolehkan untuk mengenakan kilt, pakaian tradisional bangsa Scotlandia.

Seorang jurubicara Unversitas Cambridge mengatakan, “Pakaian yang menunjukkan (ciri khas) keagamaan dan budaya diperbolehkan. Para mahasisa diminta untuk mengenakan pakaian berwarna gelap.”

“Seragam militer diperbolehkan atas kebijaksanaan kampus. Hal ini sudah dijelaskan pada tahun 2005 ketika larangan mengenakan kilt dicabut.”

“Kami akan memperbolehkan pemakaian burka secara penuh jika hal itu biasa dipakai oleh mahasiswa yang bersangkutan sehari-harinya. Sejauh ini kami belum menerima permintaan (izin) untuk mengenakan burqa.”

Pekan lalu, Shawama Bilqies, 18, diminta membuka cadarnya ketika ia mendaftar di Burnley College.

Pimpinan kampus itu, John Smith, mengatakan bahwa seluruh mahasiswa dan staf menggunakan identitas foto untuk keamanan. Sehingga adalah hal yang wajar jika pihak berwenang harus melihat wajahnya.[di/cn/hidayatullah.com]

 

foto: www.telegraph.co.uk

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bosan Memperingatkan, Kafe “Mesum” Dibakar Warga
Tulisan selanjutnya Pimpinan PERSIS, Siddiq Amien Berpulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Berita
9 September 2026 14:02
Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun

Terbaru

  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • Norwegia Ancam Penjara 3 Tahun bagi Perusahaan yang Berdagang dengan Permukiman Israel
  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?