Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Minta Maaf Soal Skandal Seks Pastur Katolik Irlandia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2010 03:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Paus Benediktus XVI akhirnya meminta maaf kepada para korban pencabulan anak-anak oleh para pastur Katolik Irlandia. Sebelumnya telah diberitakan, Vatikan akan secara resmi menyiarkan sebuah surat dari Paus Benediktus XVI atas kasus  pelecehan seksual anak oleh beberapa pastor.  Surat pastoral tersebut adalah statemen publik pertama oleh Vatikan atas pelecehan seksual anak-anak selama beberapa dekade terakhir.

Dalam sepucuk surat kepasturan kepada umat Katolik Irlandia, dia mengakui pengkhianatan di Gereja yang dialami oleh para korban dan keluarga mereka.

Paus mengatakan, memang ada “kesalahan berat” di kalangan uskup dalam menanggapi tuduhan pedofilia.

Surat kepasturan ini merupakan pernyataan pertama semacam ini yang dikeluarkan oleh Vatikan mengenai pencabulan seksual terhadap anak-anak.

Permintaan maaf ini menyusul pembongkaran pedofilia di tubuh geraja Katolik Irlandia yang sangat mengguncang lembaga itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbagai skandal yang melibatkan para pastur Katolik juga terjadi di negara-negara lain, termasuk di negeri asal Paus sendiri, Jerman.

Dalam kalimat yang ditujukan langsung kepada para korban pencabulan, Paus menulis, “Kalian sangat menderita dan saya sungguh menyesalkannya.”

Ia menambahkan, “Kepercayaan kalian dikhianati dan kehormatan kalian dilanggar… Secara terbuka saya menyatakan malu dan penyesalan yang kita rasakan bersama.”

Dikatakannya, mereka yang bersalah harus “bertanggung jawab di depan Tuhan dan diadili sebagaimana mestinya atas dosa dan tindak pidana yang mereka lakukan”.

Namun demikian, pernyataan Paus itu tidak memenuhi tuntutan para korban agar ada pengakuan bahwa pencabulan ditutup-tutupi secara sistematis.

Pemimpin kelompok korban Irlandia mengatakan dia kecewa karena surat Paus itu tidak mengakui tanggung jawab Vatikan dalam krisis ini.

“Kami merasa surat itu tidak menyinggung keprihatinan para korban,” kata Naeve Lewis, direktur eksekutif One in Four kepada kantor berita Reuters.

Kunjungan Vatikan

Paus juga mengecam prosedur yang tidak memadai dalam menentukan calon pastur dan “informasi kemanusiaan, moral, kecendekiaan serta spiritual yang tak memadai di berbagai sekolah dan pusat latihan kepasturan” sebagai faktor-faktor yang menyebabkan krisis.
Kur anak-anak dalam acara keagamaan

Ia mengatakan, “Tindakan cepat diperlukan untuk mengatasi faktor-faktor itu, yang menimbulkan akibat buruk bagi kehidupan para korban dan keluarga mereka.”

Meskipun Paus mengatakan para pejabat Vatikan akan mengunjungi Irlandia untuk memeriksa sebagian diosis, dia tidak meminta perubahan struktur geraja di Irlandia.

Dia juga tidak meminta pengunduran diri seorang uskup pun, meskipun beberapa orang sudah meninggalkan jabatan mereka secara suka rela.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, skandal pedofil terus mengguncang pihak gereja Katolik. Skandal-skandal yang melibatkan sejumlah pastor Katolik lainnya dilaporkan juga terjadi di Jerman,  Belanda, Austria dan Swiss. Jurnalis BBC di Roma, David Willey mengatakan bahwa impikasinya, dianggap oleh Paus bakal membutuhkan aplikasi yang lebih luas ketimbang Irlandia saja. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaold migratepaus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemimpin Spiritual Bahas AIDS di PBB
Tulisan selanjutnya Serangan Zionis di Bandar Gaza Lukai 11 Warga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?