Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Video Pencambukan di Swat Pesanan LSM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 April 2010 20:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang penduduk Swat, pembuat rekaman video yang menggambarkan pencambukan seorang gadis di Swat, menghentikan dramanya, dan mengaku menerima bayaran sebesar setengah juta rupee.

Sebelum dilakukannya operasi “Rah-e-Rast”, sebuah LSM memberi dana untuk membuat video palsu yang menggambarkan anggota kelompok Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), mencambuk seorang perempuan. Rah-e-Rast adalah operasi yang dimulai Mei 2009 oleh pemerintah untuk memburu anggota-anggota Taliban.

Pemerintah provinsi dan Komisaris Polisi Malakand, Syed Muhammad Javad, memerintahkan penyelidikan kasus tersebut, dan meminta laporan dari pihak-pihak yang berwenang.

Setelah melakukan pencarian di Malakand, penegak hukum berhasil menahan anak-anak yang tampil dalam rekaman video, dan seorang warga pria Swat ditahan oleh pihak berwenang di Kohat.

Anak-anak dan pria yang ditangkap itu mengaku, bahwa rekaman video itu palsu dan dibuat atas permintaan LSM yang bermarkas di Islamabad. LSM tersebut memberi uang sebanyak setengah juta rupee kepada laki-laki itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sumber-sumber menyebutkan, bahwa perempuan yang dicambuk dalam video itu juga ditangkap. Dia mengaku mendapat 100.000 rupee, dan masing-masing anak lainnya mendapat 50.000 rupee. Juga disebutkan, tujuan LSM di Islamabad menyuruh membuat rekaman video palsu adalah untuk menurunkan integritas dan kehormatan Pakistan.

Dalam rekaman video terlihat seorang perempuan muda dibaringkan di tanah, seorang pria memegangi kedua kakinya dan seorang wanita memegang tangan dan jongkok dekat kepalanya. Seorang pria yang memegang tali seperti sabuk berwarna hitam memukuli perempuan itu, dengan gerakan–yang terlihat dari ayunan tangannya–seakan ragu, antara memukul keras atau pelan. Sekelompok orang berdiri mengitari mereka, tampak di antaranya beberapa anak kecil.

Media Inggris, Guardian, pernah memuat cerita tentang isi video itu pada bulan April 2009, yang didapat dari seorang antropolog etnis Pashtun yang tinggal di Swat. Laporan itu dilengkapi dengan pembahasan tentang Taliban, serta kutipan LSM dan wartawan yang menolak menyebutkan identitasnya. Disebutkan, rekaman video tersebut beredar luas melalui telepon genggam.

Dilaporkan oleh The News, disamping menangkap para pelaku pembuat video palsu, pihak berwenang juga akan menuntut LSM di Islamabad yang menyuruh membuat video itu. [di/tnpk/grd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Data Mahasiswa Muslim Inggris Diberikan ke CIA
Tulisan selanjutnya 100 Muslim Dilarang Shalat di Masjid Cordoba

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?