Hidayatullah.com–Sebuah sumber di parlemen Iran mengungkapkan bahwa Kementerian Intelijen telah mengajukan rancangan resolusi untuk memutuskan hubungan dengan Rusia dan Cina. Hal ini karena Iran menganggap kedua negara ini telah mendukung resolusi PBB untuk menjatuhkan sanksi terhadapnya. Demikian dilansir Islammemo.cc (26/6).
Menurut sumber tersebut, terdapat kesepakatan di parlemen akan pentingnya untuk meninjau kembali hubungan dengan Rusia dan Cina. Namun sejauh ini tidak ada keputusan, karena adanya sejumlah anggota parlemen yang tidak hadir.
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional, Yukiya Amano menganggap segala transaksi bahan bakar nuklir dengan Iran harus mendapat persetujuan dari Amerika Serikat, Perancis dan Rusia.
Menurut Amano, mereka masih menunggu tanggapan dari Iran terhadap hal-hal teknis yang diajukan oleh Wina Grup, yang meliputi Amerika Serikat, Perancis, dan Rusia. [sdz/ismm/hidayatullah.com]