Hidayatullah.com–Perang regional di masa datang akan dilakukan lewat media, demikian kata Ketua Sindikasi Jurnalis Palestina Abdul Nasser An-Najar, Kamis (26/8/2010).
Berbicara kepada Radio Maan, An-Najar mengatakan bahwa sekarang para jurnalis Palestina berada di garis depan dalam perjuangan melawan Israel.
An-Najar mendiskusikan masalah kursus “Zionist editing” yang digelar di Yerusalem pekan ini oleh dua organisasi Israel. Di mana pihak penyelenggara melatih para peserta bagaimana cara menulis kembali entri yang ada di Wikipedia.
Situs ensiklopedia online yang bisa diedit oleh siapa saja itu, juga mencakup bahasan yang menjadi masalah antara Palestina dan Israel, seperti pemukiman ilegal Yahudi, Yerusalem, dan kebijakan Israel atas Jalur Gaza.
Kepada media Inggris Guardian pekan lalu (18/8), dua organisasi Israel penyelenggara kursus mengatakan bahwa mereka ingin ada keseimbangan pembahasan masalah Palestina dan Israel di Wikipedia. Yesha Council–yang merupakan perwakilan gerakan pemukim Yahudi–dan Sheli (yang artinya Israelku)–organisasi sayap kanan Israel–mengklaim pembahasan di Wikipedia selama ini didominasi kelompok pro-Palestina, sehingga merugikan mereka dan nama bangsa Yahudi dan Israel menjadi buruk di mata umum.
Sindikasi Jurnalis Palestina, menurut An-Najar, berencana akan membuat kelompok editor tandingan, guna menangkis serangan Zionis Israel lewat Wikipedia. Ia meminta agar Otorita Palestina mau mendukung perjuangan jurnalis Palestina lewat media. [di/maan/hidayatullah.com]