Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

MER-C Tangani 2.110 Pasien Korban Banjir di Pakistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 September 2010 13:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Selama dua minggu menjalani misi kemanusiaan bagi korban banjir di Pakistan (27 Ags – 10 Sep 2010), total pasien yang ditangani Tim MER-C, baik pengobatan umum maupun tindakan, sebanyak 2.110 pasien.  Pada hari ke-2 misi, Ahad (29/8), Tim MER-C yang terdiri dari 5 relawan mengawali pengobatan bersama dengan lembaga dari Indonesia lainnya yang didampingi oleh staf KBRI di Pakistan.

Pengobatan dilakukan di wilayah Charsadda yang berjarak sekitar 190 km atau 2 jam dari kota Islamabad.

Keesokan harinya, Senin (30/8), Tim memutuskan untuk bergerak ke wilayah banjir lainnya yang masih minim bantuan medis. Wilayah yang dipilih adalah Multan yang terletak sekitar 800 km dari Islamabad.

Perjalanan Tim MER-C ke wilayah ini didampingi oleh staf PIMA (Pakistan Islamic Medical Association) dan seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Pakistan.

Dari Multan, Tim MER-C setiap hari berkeliling dengan mobil sewaan sejenis coaster (L300) untuk memberi pelayanan medis kepada para korban banjir di wilayah-wilayah pelosok.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain Multan, Tim juga mengunjungi wilayah Gujrat yang berjarak tempuh sekitar 3 jam dari Multan dan Rajan Pur berjarak sekitar 3 jam lagi dari Gujrat. Daerah lainnya yang dikunjungi Tim MER-C adalah Omar Kut, sebuah wilayah kumuh dan miskin di Pakistan.

Dalam melakukan pengobatan biasanya Tim medis MER-C dibagi menjadi 2 tim. Satu Tim yang terdiri dari relawan wanita memberikan pengobatan di Posko dan satu tim lagi yang terdiri dari relawan laki-laki melakukan mobile clinic ke wilayah-wilayah dan kamp-kamp pengungsi yang ada di pelosok-pelosok.

Di tengah cuaca Pakistan yang terasa amat panas mencapai sekitar 45 – 47 derajat celcius, Tim MER-C tetap berusaha menjalankan ibadah puasa sambil terus memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban banjir. Bahkan sesekali Tim MER-C, khususnya relawan laki-laki, harus menggunakan sepeda motor untuk bisa mencapai wilayah banjir yang tidak bisa dilalui oleh mobil.

Kondisi korban banjir dan masyarakat Pakistan di wilayah-wilayah yang dikunjungi Tim MER-C sangat memprihatinkan. Banyak wanita terutama yang sedang hamil mengalami anemis dan kurang gizi, hal ini tentu akan membahayakan bayi yang sedang dikandungnya. Belum lagi bayi dan anak-anak yang mengalami malnutrisi, busung lapar, dan meningitis. Tim juga sempat menemukan beberapa kasus wanita dan bayi yang mengalami dehidrasi berat.

Kasus-kasus penyakit lain yang ditemukan oleh tim MER-C adalah abses, infeksi mata, infeksi telinga, infeksi pernafasan dan masalah saluran pencernaan. Bahkan saat Tim melakukan tindakan insisi pada salah satu pasien dengan kasus herpes, dari lukanya keluar sejenis cacing.

Bencana banjir menyebabkan higinitas menjadi lebih menyedihkan. Apabila tidak segera ditangani hal ini bisa memperburuk tingkat kesehatan masyarakat.

Semua temuan-temuan ini disampaikan oleh Tim MER-C pada saat konferensi pers di kantor PIMA sebelum kepulangan Tim ke Indonesia agar dapat menjadi masukan dan ditindalanjuti oleh pihak-pihak terkait di Pakistan. Semoga apa yang telah dilakukan bisa sedikit membantu meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir di sana.

Sebelum kembali ke Indonesia, Tim menyerahkan peralatan medis dan obat-obatan yang masih tersisa kepada salah seorang dokter lokal yang masih minim fasilitas kesehatan, serta sebuah Rumah Sakit di Rajan Pur. Tim MER-C juga memberikan donasi sebesar 10,000 USD kepada perwakilan PIMA di Multan untuk pengadaan tenda dan peralatan kebersihan bagi para korban banjir di Multan dan sekitarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada  semua  pihak yang telah membantu terlaksananya misi kemanusiaan ini, di antaranya KBRI di Islamabad Pakistan, PIMA, dan lainnya  yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu serta seluruh donatur yang telah mempercayakan amanah dananya kepada MER-C.  Semoga menjadi amal baik bersama,” demikian rilis dari MER-C. [mer/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesawat Pengintai NATO Jatuh di Tangan Taliban
Tulisan selanjutnya Abbas-Peres Sempat Bertemu di New York

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?