Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gara-gara Jilbab, Jenderal Turki Tidak Hadiri Acara Kepresidenan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Inilah akibat sistem negara terlalu sekuler. Di negeri yang pernah menjadi kekuatan kekuasaan Islam ini masih direpotkan dengan persoalan-persoalan bagaimana memisahkan hak individu dan sistem negara. Sebagai contoh, Kepala Staf AD Turki telah tidak hadir pada upacara resmi di istana kepresidenan karena istri Presiden Turki mengenakan jilbab, demikian dilaporkan media setempat seperti dikutip AFP, Senin (1/11).

Kelancangan pemimpin puncak AD Turki ini tampak mencolok dengan ketidakhadirannya pada Jumat malam dalam acara pesta yang digelar Presiden Abdullah Gul untuk memperingati berdirinya Turki sekuler nan modern pada 1923.

Militer mengadakan acara resepsi terpisah pada saat bersamaan sehingga memberi para jenderal alasan untuk tidak memenuhi undangan presiden, lapor media itu.

Partai oposisi utama yang sekuler Partai Rakyat Republik (CHP) juga menolak undangan Gul.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ibu Negara Turki mengenakan jilbab, yang menutup kepala dan lehernya sejak remaja.

Boikot militer ini dikritik Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, yang istrinya juga mengenakan jilbab.

Para jenderal yang mengklaim dirinya pengawal Republik Turki, menganggap jilbab sebagai ancaman terhadap tradisi sekuler dan kemunduran dari segala larangan pemakaian jilbab di sekolah-sekolah dan gedung-gedung pemerintah.

Hayrunnisa Guila dan Emine Erdogan, seperti juga para istri pimpinan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa, memakai jilbab hingga menutup seluruh leher dan rambut mereka.

Erdogan, yang telah memimpin pemerintah konservatif Islam sejak 2002 mencela para jenderal dengan mengatakan, “Angkatan Bersenjata seharusnya hadir di istana kepresidenan.”

Dulu, para jenderal harus menghadiri jamuan itu untuk merayakan berdirinya Republik Turki, tapi tahun ini Presiden mengundang pula istri-istri mereka, yang berarti perempuan berjilbab juga hadir.

Gul, mantan kader AKP, ditekan untuk mencabut larangan berjilbab sejak ia naik ke kekuasaan.

Larangan jilbab di kampus universitas baru-baru ini dilonggarkan oleh Dewan Pendidikan Tinggi (YOK) yang dulu adalah benteng sekularisme, tetapi sekarang lembaga itu dipimpin seorang pendukung Erdogan. [ant/hidayatullah.com]

Keterangan foto: Presiden Turki Abdullah Gul dan istrinya, Hayrunnisa Guila.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Ribut, Ada Alarm Tsunami Kok Korban Masih Berjatuhan
Tulisan selanjutnya Menag Pimpin Calhaj Indonesia di Tanah Suci

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?