Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintahan Obama Kecewakan Pegiat HAM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pegiat hak asasi manusia, Kamis (4/11), menyampaikan kekecewaan terhadap pemerintah Presiden AS Barack Obama, dan mengatakan pemerintah Amerika Serikat tersebut telah gagal memenuhi janjinya untuk mengobati penyiksaan dan pelecehan di Irak dalam operasi kontra-terorisme.

Ketika berbicara sebelum Amerika Serikat menghadapi tinjauan terbuka pertamanya oleh Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB, yang memiliki 47 anggota, pada Jumat, utusan organisasi internasional dan AS menyatakan Washington telah gagal memikul tanggung jawab bagi pelanggaran yang dilakukan pemerintah sebelumnya.

“Banyak di antara kita jauh lebih bahagia dua tahun lalu, dan kami mengharapkan perubahan yang jauh lebih mendalam. Momentum telah hilang,” kata Gerald Staberock dari International Comission of Jurists (ICJ).

Staberock mengatakan kekebalan yang berkaitan dengan dugaan penyiksaan di Irak dan interogasi tersangka pelaku teror, pengadilan yang berlanjut oleh komisi militer, penahanan dan pembunuhan terarah oleh pesawat tanpa awak di Afghanistan, meningkat jadi gambaran buram mengenai pertanggungjawaban.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bukan hanya keadilan tak ditegakkan, itu juga dihalangi untuk dilaksanakan,” katanya.

Staberock dan Jamal Dakwar, Direktur American Civil Liberties Union (ACLU), memuji perintah perubahan Presiden Barack Obama pada Januari 2009 untuk menutup Teluk Guantanamo dan mengenai metode interogasi, serta perubahan dari “retorika agresif mengenai HAM”.

“Kita semua menduga itu awal-awal yang luar biasa,” komentar Dakwar.

“Namun, kita sekarang menyaksikan pemerintah ini menjadi penghalang bagi tercapainya pertanggungjawaban di bidang hak asasi manusia,” kata Dakwar di sisi sidang Dewan tersebut.

Dakwar mengatakan, para pengacara pemerintah AS membela sikap para pejabat pemerintah George W. Bush di pengadilan, dan berusaha memadamkan tuntutan perdata yang diajukan oleh para korbanpenyiksaan melalui ACLU.

“Sampai hari ini, tak satu pun korban penyiksaan yang diberi kesempatan tampil di pengadilan AS. Ini sangat menyedihkan,” tambah Dakwar.

Amerika Serikat, pemegang hak veto di Dewan Keamanan PBB, menyerbu Irak sebagai konsekuensi logis dari perburuan membabi buta yang dilakukan negara adidaya tersebut pasca-pemboman 11 September 2001.

Devon Chaffee dari Human Rights First mengatakan, Washington masih membiarkan pintu terbuka bagi pelecehan lebih lanjut dan merusak krebilitas internasionalnya sebagai pengeritik penyiksaan di negara lain.

Penyelidikan federal oleh Jaksa Penuntut Umum AS Eric Holder telah gagal terwujud sejauh ini, sementara segelintir hukuman “telah diputuskan pada tingkat yang sangat rendah,” kata wanita pegiat HAM tersebut.

“Jelas bahwa penyelidikan hanya pada tentara infantri dipandang tak layak,” kata Devon Chaffee. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hayono: Kedatangan Obama Diharap Percepat Perdamaian Palestina
Tulisan selanjutnya Hasan Hanafi: Penerapan Syariat Perlu Ditinjau Ulang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?