Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat AS: Tiga Negara Memangkas Impor Minyak Iran Sampai 0

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2019 19:06 7:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 April 2019 05:45
Bagikan
Rig minyak Iran.
Bagikan

Hidayatullah.com—Tiga dari delapan negara yang diberikan pengecualian sanksi oleh Amerika Serikat untuk membeli minyak Iran sekarang telah memangkas impornya sampai 0, kata seorang pejabat AS hari Selasa (2/4/2019), seraya menambahkan bahwa kondisi pasar mingyak global yang membaik akan mengurangi jumlah ekspor Iran lebih jauh.

Amerika Serikat memberlakukan sanksi atas Iran setelah Presiden Donald Trump bulan Mei 2018 menarik negaranya dari kesepakatan nuklir dengan Iran dan sejumlah kekuatan dunia, dengan alasan negeri Syiah itu menyokong terorisme dan konflik di Suriah dan Yaman.

Sementara tujuan utama AS adalah menghentikan ekspor minyak Iran sepenuhnya, sejumlah negara –China, India, Italia, Taiwan, Jepang, Turki dan Korea Selatan– diberi lampu hijau untuk mengimpornya guna memastikan harga minyak tetap rendah dan pasar global tidak terganggu.

Pemerintahan Trump saat ini sedang berkonsultasi dengan sejumlah negara menjelang tenggat 2 Mei ketika pengecualian impor itu berakhir, lapor Reuters.

“Pada bulan November, kami memberikan delapan oil waivers guna menghindari kenaikan harga minyak. Saya dapat mengkonfirmasi hari ini tidak pengimpor itu sekarang berada di posisi nol,” kata Brian Hook, utusan khusus AS untuk Iran, kepada para reporter. Dia tidak menyebutkan nama tiga negara yang tidak lagi mengimpor minyak Iran tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hook menjelaskan bahwa sanksi AS atas minyak Iran mengurangi ekspornya hingga 1,5 juta barel dari pasar global sejak Mei 2018. Dengan sanksi itu, rezim Iran tidak memperoleh pendapatan $10 miliar dari minyaknya, atau kerugian sedikitnya $30 juta perhari, imbuh Hook.

Pada bulan Januari lalu, analisis di Eurasia Group mengatakan bahwa China, India, Jepang, Korea Selatan dan Turki, yang sepertinya bisa diberikan pengecualian untuk membatasi ekspor minyak Iran sekitar 1,1 juta barel perhari. Itu artinya, Italia, Yunani dan Taiwan dicoret dari negara yang dipersilahkan membeli minyak Iran.

Kebijakan sanksi Amerika Serikat atas minyak Iran, meskipun dibuat oleh Washington, tetapi berimplikasi kepada negara-negara lain. Pemerintah AS juga akan memberikan sanksi kepada negara yang berbisnis dengan Iran, kecuali mereka mendapatkan pengecualian (waiver) dari AS yang biasanya dibatasi dengan sederet syarat dan ketentuan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengaku Bersalah, Wanita Vietnam Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam Dihukum Ringan
Tulisan selanjutnya Najib Razak Diadili, Kajakgung Malaysia: Tak Seorang Pun di Atas Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?