Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Internasional Kecam Mesir Bungkam Pers

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 31 Januari 2011 08:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lembaga pers internasional telah mengeluarkan kecaman keras kepada Mesir yang telah melakukan penindasan terhadap media, pasca penutupan izin TV Al Jazeera. 

Komite untuk Perlindungan Wartawan (CPJ) hari Ahad, (31/1) telah meminta pemerintah Mesir segera mencabut larangan tersebut.

Wartawan Tanpa Batas (Reporters Without Borders/RWB) juga mengutuk pihak berwenang Mesir yang berusaha membungkam media.

“Dengan melarang Al Jazeera, pemerintah mencoba membatasi laporan gelombang protes enam hari, kata Sekretaris RWB, Jean-Franois Julliard mengatakan.

Menurut Julliard, keputusan Mesir itu merupakan sebuah keputusan kuno dan bertentangan dengan janji Hosni Mubarak tanggal 28 Januari lalu, di mana ia berjanji yang akan memberi kesempatan demokrasi di negeri itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu, The Doha Centre for Media Freedom (DCMF) juga mengecam tindakan pemerintah Mesir. Dalam sebuah rilisnya, lembaga ini meminta Mesir menghormati hukum internasional tentang kebebasan berkekspresi, di mana memungkinkan wartawan asing dan lokal bebas meliput peristiwa terkini di negeri itu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, Mesir menutup izin operasi TV Al-Jazeera dan wartawannya. Mesir menginstruksi TV berbahasa Arab berhenti siaran dan tidak melaporkan gejolak keamanan dan politik di Mesir selama 24 jam penuh.

Pemerintah juga mengumumkan pembatalan izin operasi stasiun televisi yang berpusat di Qatar itu dan menarik akreditasi dari semua wartawan dan stafnya.

Pemerintah Mesir menilai stasiun televisi ini dianggap sebagai sumber yang mengilhami para pengunjuk rasa, demikian dilansir laman bbc.co.uk, Ahad (30/1).

Dalam satu pernyataan hari MinggU, Al-Jazeera menyebut keputusan penguasa Mesir itu sebagai tindakan \”yang bertujuan untuk membungkam dan menindas\” peliputan terbuka.

Selain melarang Al Jazeera, Mesir juga berusaha mengontrol arus informasi setelah internet dan layanan ponsel dihentikan pada hari Kamis.

Hari Jumat, Reporter Tanpa Batas juga mengutuk penangkapan empat wartawan Prancis dan belasan wartawan Mesir yang ditangkap pihak pemerintah. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti : Mental Fatique Picu Kecelakaan KA
Tulisan selanjutnya Sopir Angkot Wanita Pun Harus Profesional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?