Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Massa Penentang Mubarak Diperkirakan Duduki Istana

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Februari 2011 07:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumat (11/2) ini dipastikan akan menjadi gerakan nasional untuk menjatuhkan Hosni Mubarak di Mesir, menyusul penolakan Presiden Hosni Mubarak untuk mundur dari kekuasaannya.

Jutaan rakyat Mesir kemungkinan akan turun ke jalan, bahkan dikhawatirkan akan menduduki istana kepresidenan setelah Sholat Jumat. Di pusat kota Kairo, massa yang berkumpul di Tahrir Square terus menyatakan kekecewaan mereka.

Dalam pidatonya Kamis malam atau Jumat dini hari WIB, Mubarak sama sekali tak menyinggung mengenai pengunduran dirinya. Dia bahkan kembali mengulang tawarannya kepada rakyat Mesir untuk melaksanakan pemilu adil pada september mendatang.

Menanggapi pidato ini, ratusan ribu massa yang berkumpul di Tahrir Square menjadi riuh, terutama ketika Presiden Hosni Mubarak mengungkap jasa-jasanya bagi Mesir.

Para demonstran ini tak puas karena Mubarak tak mau turun dan malah mengagung-agungkan dirinya. Sebelumnya, mereka masih menyimak pidato Mubarak dan berharap presiden mengumumkan pengunduran dirinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para demonstran terus meneriakkan tuntutan mereka agar presiden yang telah berkuasa 30 tahun itu mundur dari jabatannya. Hingga berita ini diturunkan, massa di dua kota besar di Mesir, yakni Kairo dan Alexandria masih bertahan di tengah kota. Belum diketahui gerakan apa yang dilakukan massa menyambut pidato Hosni Mubarak ini.

Seperti diberitakan, Hosni Mubarak tetap tegas pada pendiriannya untuk tidak mau mundur dari jabatannya sebagai Presiden Mesir. Dalam pidatonya malam ini, dia hanya menegaskan akan memastikan transisi yang damai melalui pemilu yang adil.

Pidato Hosni Mubarak ini tentu saja sangat bertentangan dengan keinginan rakyat Mesir yang menginginkan presiden yang sudah berkuasa 30 tahun ini mundur.

Dalam pidato kali ini, Mubarak seperti mengulang pidato sebelumnya yang hanya menjanjikan perubahan lebih baik bagi bangsa Mesir melalui proses pemilu yang akan dilakukan September mendatang.

Sebelumnya, militer Mesir yang dipimpin Muchsin Tantowi mengumumkan mengambil alih kendali di Mesir sesuai keinginan dan mandat rakyat. Namun, hingga berita ini diturunkan, Presiden Mesir Hosni Mubarak belum juga mengumumkan pengunduran dirinya.

Saat ini, kubu Militer telah menguasai beberapa aset penting di sekitar Kairo dan Alexandria, seperti pembangkit listrik, stasiun televisi nasional, dan aset penting negara lainnya.

Namun, kubu militer sendiri dikabarkan terpecah. Sebagian mendukung rakyat Mesir dan sebagian lagi tetap mendukung Hosni Mubarak.

Di Tahrir Square, Mayor Jenderal Hassan Roweny atas nama militer menyatakan kepada ribuan demonstran di Bundaran Tahrir bahwa, “Semua yang Anda inginkan akan terwujud.”

Meminta Pulang

Dalam pidato di TV Nasional, Kamis (Jumat Pagi), seusai pidato Presiden Hosni Mubarak yang antara lain berisi pengalihan kekuasaan kepadanya, Wakil Presiden Mesir Omar Suleiman mengatakan kepada pengunjuk rasa anti-pemerintah untuk pulang dan membantu membangun kembali negara.

Pidato Presiden dan Wakil Presiden di TV Nasional tersebut tidak menenangkan para demonstran, namun justru membuat mereka marah.

Pengamat Politik Arab Ibrahim Arafat dalam wawancara dengan Al Jazeera TV mengatakan, pidato Presiden Mubarak justru semakin membuat keadaan kacau dan beberapa hari ke depan sulit dikendalikan.

“Saya kira masyarakat semakin marah dan semakin frustasi, sehingga mendorong eskalasi kekerasan yang membuat alasan bagi militer untuk masuk,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GP Ansor Sulbar Minta Agama Ahmadiyah Diperjelas
Tulisan selanjutnya Kerajaan Tampik Rumor Raja Saudi Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?