Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aset Mubarak Belum Dibekukan Uni Eropa

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 18 Februari 2011 20:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Mesir belum meminta Uni Eropa untuk membekukan aset mantan presiden Hosni Mubarak dan anggota keluarganya, demikian kata sebuah sumber di Uni Eropa (18/2).

Sumber yang minta tidak disebutkan namanya itu mengatakan pada hari Jumat (18/2) bahwa aset-aset yang dibekukan hanya milik mantan pejabat dan menteri, tulis Al-Masry Al-Yaum.

Menlu Inggris William Hague hari Selasa lalu kepada parlemen mengatakan bahwa mereka telah menerima permintaan dari pemerintah Mesir untuk membekukan aset milik sejumlah mantan pejabat Mesir.

Permintaan tersebut juga telah dikonfirmasi kebenarannya oleh jurubicara Menlu Prancis Bernard Valero.

Sementara itu seorang pejabat keuangan Amerika Serikat mengatakan bahwa melacak aset dan properti milik Mubarak dan keluarganya sangtlah sulit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pejabat bank lain mengatakan, hanya aset milik Mubarak di Amerika yang bisa dilacak.

Penasihat keuangan Mubarak dilaporkan telah memindahkan aset keluarga itu dari bank-bank di Eropa ke lembaga keuangan di wilayah Teluk, setelah pemerintah Swiss mengumumkan akan membekukan rekening bank Mubarak.

Hari Kamis kelompok antikorupsi Mesir berusaha menekan penuntut umum agar menyelidiki aset Mubarak dan keluarganya.

Harta kekayaan mantan tiran beserta keluarganya itu diperkirakan mencapai 70 milyar dolar.

Empat mantan pejabat senior, termasuk tiga menteri, ditahan pada hari Kamis di Mesir dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sumber Saudi Sangkal Ben Ali Koma
Tulisan selanjutnya Liga Arab Sangkal Penundaan KTT oleh Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?