Hidayatullah.com–Keuskupan Yarmouth di Nova Scotia, Kanada, terpaksa harus menjual tempat kediaman uskupnya untuk membayar biaya proses hukum atas kasus-kasus pelecehan seksual yang dilakukan para imamnya.
“Saya tidak tahu kalau ada penjualan itu ke publik,” kata Marilyn Sweet, petugas komunikasi Keuskupan Agung Halifax dan Keuskupan Yarmouth, demikian laporan Chronicle Herald.
“Uskup baru saja mengumumkan malam lalu . . . bahwa kediaman uskup akan dijual.”
Perilaku immoral dan memalukan dari sejumlah imam Katolik di Nova Scotia bagian barat memang mengejutkan, kata Uskup Agung Halifax Mgr Anthony Mancini dalam sebuah pernyataan di awal tahun ini.
Dalam sebuah surat kepada umat di Keuskupan Yarmouth, prelatus itu mengatakan “Tidak ada alasan untuk mempertahankan kediaman uskup. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuk mengubah apa yang telah terjadi.”
“Yang dapat dilakukan dan harus dilakukan adalah berusaha membenahi diri dan menyelesaikan beban finansial sebaik mungkin terhadap mereka yang menderita dampak pelecehan seksual,” kata Uskup Mancini yang menjabat administrator apostolik dari Keuskupan Yarmouth.