Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

DK PBB Luncurkan Rancangan Resolusi Sanksi Untuk Libya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Maret 2011 15:14
Bagikan
dk
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Keamanan PBB ada hari Selasa kemarin mengajukan proposal resolusi untuk menerapkan larangan terbang di atas tanah Libya, serta menambah hukuman kepada Muammar Qadhafi dan rezimnya. Para menteri luar negeri yang tergabung dalam Kelomok Delapan telah menyetujui larangan udara terhadap Libya tersebut.

Berdasarkan sumber dari salah seorang diplomat, kantor berita AP melaporkan bahwa rancangan resolusi tersebut terdiri dari dua usulan. Yang pertama disampaikan oleh utusan Libanon, mewakili negara-negara Arab, dan mengajukan agar diterapkannya embargo udara terhadap Libya. Kedua datang dari Amerika Serikat dan Inggris yang mengajukan serangkaian langkah-langkah untuk memerkuat sanksi yang diterapkan Dewan Keamanan terhadap rezim Qadhafi.

Sementara itu Reuters juga melaporkan berdasarkan sumber-sumber dari diplomat, bahwa anggota Dewan Keamanan dalam pertemuan itu tidak mungkin langsung mengambil keputusan, mengingat para delegasi harus membutuhkan banyak waktu untuk konsultasi dengan ibukota negara masing-masing.

Sedangkan negara-negara yang memiliki hak veto seerti Rusia, Cina dan Amerika, ditambah dengan Portugal, Jerman dan serta Afrika Selatan, masih ragu-ragu mengenai penerapan embargo udara terhadap Libya.

Sementara itu delegasi Prancis di PBB, Gerard Aro mengampaikan bahwa pemerintahannya sangat terganggu dengan gagalnya Dewan Keamanan untuk menindak Muammar Qadhafi. Ia juga menambahkan bahwa, bagi Prancis, embargo udara terhadap Libya adalah prioritas utama.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbeda dengan Prancis, delegasi Jerman di PBB, Petrus Whiting mengatakan bahwa negaranya telah mengajukan sejumlah pertanyaan terkait dengan rancangan resolusi larangan udara terhadap Libya tersebut. Namun, tambahnya lagi, pertanyaan-pertanyaan tersebut belum dijawab secara lengkap, terutama mengenai keterlibatan negara Arab dalam menerapkan sanksi terhadap Libya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Tuduh Iran Pasok Senjata ke Gaza
Tulisan selanjutnya Antara Maqashid Syariah dan Karakter Umat (3)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?