Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Atheis Larang Sumbang Dana Gempa Lewat Yayasan Kristen

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 21 Maret 2011 11:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Kelompok atheis di Amerika mendesak masyarakat yang ingin menyumbangkan dana bantuan buat Jepang agar menyumbangkan dana mereka kepada yayasan sekuler daripada yayasan yang berlogokan ‘agama’. Hal ini dikemukan presiden dari American Atheist, David Silverman, sebagaimana dikutip Christian Post.

David meyakini jika kelompok tersebut seperti The Salvation Army dan kelompok Katolik lainnya, menggunakan sebagian dari uang yang didonasikan itu untuk menyebarkan Alkitab.

Menanggapi hal ini, Jennifer Byrd, juru bicara The Salvation Army mengatakan bahwa kelompok mereka adalah organisasi pertama yang langsung membantu, organisasi yang ada ketika tsunami datang. Dan sejak musibah itu, mereka sudah membagikan 1.000 makanan dan minuman hangat. Malam musibah itu terjadi, The Salvation Army menyediakan makanan, minuman, dan tempat perlindungan ketika masyarakat Jepang tidak ada tempat tinggal.

Sejauh ini, yayasan tersebut sudah menerima $2.1 juta untuk menolong penduduk Jepang. Uang itu, menurut Byrd, akan digunakan untuk menyediakan makanan hangat terus menerus, tempat perlindungan, dan juga berbagai bahan pokok lain seperti selimut dan diapers bagi anak-anak yang terimbas bencana ini. Ketika ditanya, kekristenan membagikan apa buat mereka, Byrd menjawab para pekerja mendoakan mereka dan berdoa bersama mereka yang memintanya, bukan dipaksakan begitu saja.

Dia juga tidak memperhatikan ada pembagian distribusi Alkitab di Jepang. Di Amerika, The Salvation Army mengaku tidak membagikan Alkitab ketika sedang melaksanakan gerakan sosial. The Salvation Army mempunyai 1.000 staf yang melayani tunawisma dan yang terluka, mereka punya dua rumah sakit dan 80 pusat penyediaan rumah dan rehabilitasi untuk pria, wanita dan lansia di Jepang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus Aceh

Kekhawatiran kaum Atheis Amerika mirip yang pernah terjadi di Aceh. Pasca bencana tsunami Aceh 26 Desember 2004,  menjadi momentum besar bagi kalangan Kristen untuk masuk dengan bendera bantuan kemanusiaan. Sebagaian murni membawa bantuan, sebagian justru terang-terangan menyebarkan misi.

Sebuah organisasi kemanusiaan dari kelompok Kristen Evangelis di Philadelphia, misalnya, melepas tim relawan dan armada kemanusiaan untuk dikirim ke zona krisis di Asia Tenggara.

Kelompok religius asal Amerika ini melaporkan telah menerjunkan 55 agen anggotanya yang berangkat ke lokasi korban tsunami. Mereka terdiri dari tim kemanusiaan Palang Merah, the American Jewish World Service, dan Lutheran World Relief. Meski mengirim relawan, mereka mengaku, bantuan itu tidak mengaitkan misi atau mengajak masuk agama tertentu.

Tetapi sebagaian lainnya, bahkan justru terang-terangan membantu sambil mengajak memeluk agamanya. Beberapa kelompok itu adalah kelompok evangelis seperti Southern Baptists International, Gospel for Asia, (GFA) dan the Christian and Missionary Alliance.

“Bencana ini salah satu kesempatan terbesar Tuhan yang diberikan pada kami untuk berbagi cinta Nya dengan orang-orang,” ujar Presiden Gospel for Asia K.P. Yohannan dalam Philadelphia Inquirer kala itu.

Koordinator Southern Baptist, Pat Julian juga mengatakan, tsunami telah menyediakan kesempatan fenomenal bagi para penginjil untuk menyebarkan misi.

Sementara itu, kabar terbaru,  bantuan organisasi Kristen, yang dipimpin oleh Franklin Graham, menyewa sebuah pesawat Boeing 747 yang berangkat yang berangkat dari North Carolina pada hari Jumat ini. Pesawat membawa paket bantuan yang meliputi terpal plastik untuk tempat tinggal, selimut dan perlengkapan kebersihan.

“Saat kami masuk ke Jepang, kami masuk ‘atas nama Yesus Name’,” kata Graham, sebagamana dikutip Samaritan’s Purse.  “Doa saya adalah bahwa persediaan ini akan mewujudkan suatu keringanan bagi jumlah penderitaan yang luar biasa.”

“Saya ingin orang-orang Jepang untuk mengetahui bahwa Tuhan (Yesus) tidak melupakan mereka, bahwa Tuhan tak peduli untuk mereka dan bahwa ia mencintai mereka,” kata anak dari penginjil Billy Graham ini pada siaran CNN hari Jumat.

Mayoritas penduduk Jepang adalah Buddhis atau Shinto, hanya 1,5 persen dari total penduduk nasional mereka yang  Kristen. *

Foto: Pesawat yang disewa Samaritan’s Purse sarat dengan 93 ton bahan bantuanuntuk Sendai

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuankristenmisionarisold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CT Scan Berikan Dosis Tinggi Radiasi kepada Pasien?
Tulisan selanjutnya AS: Menarget Qadhafi Bukan Keputusan Bijak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?