Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemuda Israel Tidak Suka Supremasi Hukum

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 April 2011 11:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sifat bangsa Yahudi yang sering melanggar ketentuan hukum dan senang akan kekerasan sepertinya terus menurun dari generasi ke generasi. Hal ini tergambar dari hasil jajak pendapat terbaru atas remaja Israel yang dilaporkan Kamis (31/3).

Hasil studi menunjukkan, 60% remaja Israel berusia antara 15 dan 18 tahun lebih menyukai pemimpin yang “kuat” daripada tegaknya supremasi hukum. Sementara 70% pemuda mengatakan, jika terjadi konflik antara keamanan negara dan demokrasi, maka masalah keamanan negara harus didahulukan.

Pandangan serupa dianut oleh pemuda Israel berusia antara 21 dan 24 tahun.

Penelitian dilakukan oleh Dahaf Institute untuk yayasan asal Jerman Friedrich Ebert Foundation, yang berkerjasama dengan  Macro Center for Political Economics.

Sebagaimana dilansir media Israel Haaretz, menurut peneliti, laporan itu menunjukkan adanya peningkatan rasa nasionalisme di kalangan pemuda Yahudi dan melemahnya kepedulian akan negara berasaskan demokrasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasil jajak pendapat itu sepertinya memang sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan.

Dua remaja Israel hari Kamis (31/3) mendakwa dua remaja Israel dari Safed, karena telah membakar mobil milik mahasiswa Palestina di sebuah perguruan tinggi pada 16 Maret, yang disinyalir sebagai reaksi dari peristiwa tewasnya satu keluarga pemukim Yahudi di Itamar.

Yonatan Iluz, 18 tahun, bersama beberapa temannya membakar dua buah kendaraan milik mahasiswa Arab di halaman sebuah kampus di Safed sebelum meninggalkan lokasi, demikian antara lain bunyi dakwaan pengadilan.

Menurut Haaretz yang dikutip Maan, di kedua kendaraan tersebut terdapat stiker yang menunjukkan agama si pemilik, yaitu Islam dan Kristen.

Dalam dakwaan juga disebutkan, di lokasi kejadian terdapat grafiti yang bertuliskan “Kahane benar”, “pembalasan dendam”, dan “harga yang harus dibayar”.

Rabbi Meir Kahane adalah tokoh agama ektrimis Yahudi yang mendukung pengusiran bangsa Palestina dan menyerukan kekerasan dalam melawan bangsa Arab.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agen-agen CIA Dikabarkan Sudah Masuk Libya
Tulisan selanjutnya Barat Manfaatkan Euforia Timur Tengah Serang Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?