Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Setelah 2011 Iraq Tolak Kehadiran Tentara AS

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 April 2011 21:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Baghdad tidak menginginkan kehadiran pasukan Amerika Serikat di Irak setelah 2011, kata juru bicara pemerintah Iraq, Ali al-Dabbagh, Jumat (8/4).

“Kemarin, Perdana Menteri Nouri al-Maliki mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Robert Gates tentang penolakan pemerintah Irak terhadap keberadaan pasukan Amerika Serikat atau pasukan asing lain di wilayah Iraq,” kata al-Dabbagh.

Ia mengatakan, keberadaan tentara Amerika Serikat menyebabkan masalah di dalam negeri dan Timur Tengah bagi Iraq.

“Pemerintah Amerika Serikat tidak dapat memaksakan kehendaknya terhadap Iraq. Tentara mereka tidak boleh lagi berada di wilayah mana pun tanpa persetujuan tuan rumah,” kata juru bicara itu.

Gates pada Kamis mengatakan Amerika Serikat akan tetap menempatkan tentara di Irak setelah tanggal penarikan mundur terakhir, yang telah disepakati, jika pemerintah Irak meminta perpanjangan waktu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami ingin menempatkan tentara setelah 2011, namun kami mendapat banyak komitmen,” kata Gates dalam tanya jawab dengan tentara di kompleks militer di luar kota Bagdad.

“Jadi, jika teman-teman di sini menginginkan kami tetap, kami akan mengatur rencana soal itu dengan cepat,” katanya.

Amerika Serikat menyelesaikan operasi militer di Irak pada musim panas 2009 dan menarik satuan tempurnya. Sebagian besar tentara Amerika Serikat dijadwalkan meninggalkan negara itu pada musim panas 2011.

Kurang dari 50.000 tentara Amerika Serikat masih di Irak, turun dari jumlah sebelumnya, yang pernah mencapai 170.000 tentara.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Terus Serang Gaza, 5 Lagi Tewas
Tulisan selanjutnya Rakyat Iraq Tuntut Penarikan Pasukan Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?