Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Pertimbangkan Aksi “Terselubung” Turunkan Qadhafi di Libya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Maret 2011 11:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam masa krisis internasional presiden Amerika punya beragam perangkat yang bisa dipilihnya untuk mengatasi krisis itu, mulai dari diplomasi hingga aksi militer besar-besaran. Tetapi, di antara berbagai pilihan itu juga ada aksi terselubung.

Secara sederhana, aksi terselubung adalah upaya pemerintah Amerika untuk mengubah situasi ekonomi, militer, atau politik luar negeri dengan cara tersembunyi.

Intelijen profesional menganggap hal itu berbeda dari operasi rahasia, yang meliputi spionase yang lebih tradisional dan kegiatan kontra-intelijen. Aksi terselubung dapat mencakup banyak hal, termasuk propaganda, dana rahasia, manipulasi pemilu, mempersenjatai dan melatih pemberontak, bahkan mendorong pelaksanaan kudeta.

Apakah ada aksi terselubung yang sedang berlangsung di Libya? Mereka yang tahu akan tutup mulut. Lagi pula, bukankah kunci keberhasilan aksi terselubung adalah kerahasiaan?
Jennifer Sims, dosen tamu kajian keamanan pada Universitas Georgetown dan pakar urusan intelijen, mengatakan aksi terselubung tidak boleh dilakukan tanpa gambaran jelas tentang hasilnya nanti, atau setidaknya apa yang seharusnya dihasilkan nantinya.

Aksi terselubung secara tradisional telah dilakukan Badan Pusat Intelijen Amerika (CIA).
Charles Allen, yang bekerja lebih dari 40 tahun di CIA, mengatakan usulan aksi terselubung bukan berasal dari mata-mata, melainkan dari penentu kebijakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurutnya, CIA hanyalah berperan sebagai alat.

“CIA jarang menyarankan aksi terselubung. Usul biasanya datang, dan hampir selalu datang, dari presiden dan pejabat tinggi penentu kebijakan yaitu menteri luar negeri, menteri pertahanan, atau Dewan Keamanan Nasional. Pada tingkat presiden, usulan ini sangat terbatas. Pada tingkat lain, begitu ancaman dinilai meningkat, aksi itu lebih sering digunakan,” ujatnya.

Beberapa operasi, seperti invasi Teluk Babi Kuba tahun 1961, berakhir dengan kegagalan. Lainnya, seperti mendukung mujahidin di Afghanistan tahun 1980-an melawan pendudukan Soviet, secara luas dinilai sebagai keberhasilan.

Tahun 1975, persekongkolan Amerika untuk membunuh para pemimpin asing terbongkar. Sorotan publik menghasilkan peraturan ketat mengenai aksi terselubung, termasuk mewajibkan persetujuan presiden atas aksi terselubung dan pemberitahuan kepada delapan anggota utama Kongres yang bertanggungjawab untuk pengawasan intelijen. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din: Ahmadiyah Melanggar HAM
Tulisan selanjutnya Mantan Vokalis Pink Floyd Gabung Boikot Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?