Hidayatullah.com–Anggota kepolisian yang ditugaskan di bandara-bandara di India diminta mengurangi senyum.
Central Industrial Security Force, yang bertugas menjaga keamanan penerbangan, ingin agar stafnya lebih “garang” dan tidak kelihatan terlalu ramah.
Mereka akan berubah dari “sistem senyum lebar” ke “sistem senyum sekadarnya”, lapor Indian Express seperti dikutip BBC (9/10/2018).
Para pejabat berkeyakinan bahwa keramahan yang berlebihan akan menjadikan bandara berisiko diserang teroris.
Hukuman Bagi Pemerkosa di India Diperberat
Penerbangan Perdana India-“Israel” Melalui Saudi-Penjajah ini Sejarah Baru
Dirjen CISF Rajesh Ranjan bahkan mengatakan bahwa serangan 9/11 di Amerika Serikat terjadi akibat petugas bandara terlalu mengedepankan sikap ramah terhadap penumpang pesawat.
Sebagai perbandingan, kepolisian Nepal menyewa 600 pelatih pada tahun 2014 guna membantu anggotanya bisa menjadi pertugas yang lebih ramah.
Ini bukan pertama kalinya polisi di India diminta mematuhi perintah yang agak “nyeleneh“. Pada tahun 2004, anggota kepolisian di negara bagian Madhya Pradesh dibayar jika mau menumbuhkan kumis. Alasannya menurut bos-bos mereka, kumis munculkan kewibawaan bagi polisi.*