Hidayatullah.com–Julius Malema, tokoh bersuara vokal dari partai Economic Freedom Fighter (EFF), menyeru agar Afrika Selatan keluar dari organisasi gabungan bekas wilayah penjajahan Inggris Commonwealth (Persemakmuran).
Malema mengatakan bahwa organisasi itu dipimpin oleh penjajah dan bergabung dengan persekutuan itu berarti mengakui “supremasi kulit putih.”
Ratu Inggris Elizabeth II adalah pimpinan dari organisasi yang dibentuk pada tahun 1931 tersebut. Sementara putranya Pangeran Charles sudah dipersiapkan sebagai penggantinya.
Malema juga mengatakan hakim-hakim Afrika Selatan harus tidak lagi mengenakan wig kehakiman, yang dipandangnya sebagai jejak peninggalan penjajah, lapor BBC Rabu (29/8/2018).
Padahal faktanya, Afrika Selatan sejak era apartheid berakhir sudah tidak lagi mewajibkan hakim memakai wig rambut pirang di kepalanya ketika bertugas memimpin persidangan.*