Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belum Mati, Harta Nelson Mandela Sudah Diperebutkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2013 09:26 9:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2013 09:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Nelson Mandela mengatakan tidak ingin putri-putrinya terlibat dalam urusan keuangan miliknya, klaim salah seorang pengacara Mandela dalam dokumen pengadilan yang terkait dengan perebutan aset-aset pahlawan anti apartheid Afrika Selatan itu.

“Mandela menjelaskan kepada (putri-putrinya) Makaziwe dan Zenani bahwa dia tidak ingin mereka ikut campur dalam urusannya,” kata Bally Chuene, pemegang kuasa dari Mandela, dalam dokumen yang dilihat oleh koran Star, lapor AFP Jumat (17/5/2013).

“Orang-orang yang dia inginkan terlibat hanyalah saya sendiri, pengacara Bizos … dan beberapa orang yang ditunjuk lainnya.”

Chuene adalah salah satu administrator yang ditunjuk Mandela untuk mengelola perusahaan investasinya, Harmonieux Investment Holdings dan Maqnifique Investment Holdings, yang konon bernilai lebih dari USD1,7 juta.

Chuene mengatakan motif dari putri-putri Mandela untuk ikut menangani aset ayah mereka adalah agar mendapatkan akses atas uang Mandela.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan lalu, Zenani dan Makaziwe mengajukan tuntutan hukum agar Chuene, pengacara George Bizos dan seorang anggota kabinet Tokyo Sexwale dicopot dari jajaran pengurus aset Mandela.

Kedua putri Mandela beralasan, ketiga pria itu tidak pernah ditunjuk sebagai pemegang saham atau direktur dari perusahaan-perusahaan Mandela yang didirikan tahun 2004 guna menyalurkan karya-karya seni ikon pejuang hak asasi rakyat Afrika Selatan itu.

Pada karya seni eksklusif asli buatan Mandela terdapat cap tangan khas pemenang hadiah Nobel Perdamaian tersebut.

Chuene juga mengatakan bahwa Mandela ingin agar Makaziwe dan Zenani dicoret dari daftar komisaris perusahaan, setelah keduanya diangkat oleh mantan pengacara Mandela, Ismail Ayob, tanpa sepengetahuannya.

Mandela sudah memecat Ayob sebagai pengacaranya, menyusul suatu kesalahan yaang dilakukannya.

Bizos, yang berkawan dengan Mandela sejak lama, mengatakan akan melawan gugatan hukum yang ada, dengan mengatakan bahwa Mandela secara eksplisit meminta mereka untuk membantu mengelola sebagian dari asetnya.

Selama enam bulan terakhir, kondisi kesehatan Nelson Mandela kritis. Saat ini ikon perlawanan kulit hitam terhadap kulit putih berusia 94 tahun itu masih dalam perawatan medis di rumahnya di Johannesburg.

Pengadilan belum memutuskan tanggal sidang perkara sengekata pengelola kekayaan Mandela.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yordania Usir Dubes ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Sehat, Mulia dan Bahagia dengan Mengasuh Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?