Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perusahaan Rokok Tolak Kemasan Peringatan Bahaya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Agustus 2011 16:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Lima perusahaan tembakau menggugat badan yang menangani makanan dan obat Amerika, FDA atas sebuah undang-undang baru yang mengatur pengemasan rokok.

Dalam UU tersebut FDA bisa memaksa perusahaan rokok memasang gambar grafis peringatan bahaya merokok di kemasan rokok.

Sejumlah perusahaan rokok ini beralasan UU tersebut melanggar hak konstitusional mereka untuk bebas berpendapat.

FDA sendiri belum memberikan tanggapan atas tuntutan tersebut.

UU yang bisa memaksa perusahaan rokok memasang gambar grafis peringatan ini sudah harus dipasang di kemasan rokok mulai September 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lima perusahaan itu adalah RJ Reynolds Tobacco, Lorillard Tobacco, Commonwealth Brands, Liggett Group dan Santa Fe Natural Tobacco.

Mereka mengajukan tuntutan dengan harapan bisa menunda upaya pemaksaan sebagaimana yang diamanatkan UU.

Salah satu perusahaan rokok terbesar AS, Altria – induk perusahaan Philip Morris dan pembuat rokok Marlboro – tidak ikut dalam tuntutan terhadap FDA.

‘Depresi, ketakutan’

Dalam gugatan sebanyak 41 halaman, lima perusahaan tersebut mengatakan kemasan yang berisi peringatan grafis tersebut akan membuat para konsumen ”depresi, mengecilkan hati dan ketakutan” untuk membeli produk mereka.

“Pemerintah bisa memberikan peringatan secara langsung yang tidak kontroversial, tetapi mereka tidak bisa menjadikan kemasan rokok sebagai iklan kecil bagi kampanye anti rokok pemerintah,” kata Floyd Abrams, seorang pengacara yang mewakili perusahaan rokok tersebut, dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan, kemasan baru itu akan melanggar kebebasan berpendapat perusahaan sebagaimana diatur dalam amendemen pertama konstitusi.

Pada tahun 2009 UU Pengaturan Tembakau dan Pelarangan Rokok Keluarga mewajibkan adanya gambar grafis yang memberikan peringatan larangan merokok yang menutupi bagian tengah atas dan bagian belakang kemasan rokok serta terdapat peringatan serupa sebesar 20% dalam iklan cetak.

Pada Juni silam, Menteri Kesehatan AS Kathleen Sebelius mengatakan kemasan baru ini akan menghindari kaum muda untuk mulai merokok dan memberikan orang dewasa insentif baru untuk berhenti merokok.

Perusahaan rokok pernah memberikan tuntutan yang sama pada tahun lalu di Kentucky ketika seorang hakim mengatakan FDA harus bergerak maju dengan memaksa perusahaan rokok menggunakan kemasan baru, termasuk memajang gambar jenazah, paru-paru yang berpenyakit dan gigi yang rusak.

Data yayasan kanker Amerika menyebut lebih dari 220.000 orang di AS didiagnosa menderita kanker paru-paru pada tahun 2011.

Rokok diperkirakan bertanggung jawab atas 443.000 kasus kematian di AS setiap tahunnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Muzakki Diharapkan Bersikap Elegan dalam Berzakat
Tulisan selanjutnya Jihad Harta dan Jihad Jiwa Tak Bisa Dipisahkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?