Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anggota Parlemen Inggris: Libya Berbeda dari Irak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2011 20:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota parlemen Inggris, Malcolm Rifkind menyatakan bahwa Libya tidak akan senasib dengan Iraq, mengingat adanya perbedaan yang jelas antara keduanya. Menurutnya, Libya pascajatuhnya Kolonel Muammar Qadhafi berbeda dengan Irak pascajatuhnya Saddam Hussein.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan The Times British, Rifkind menjelaskan bahwa rakyat Libya telah berjuang dan memenangkan perang, dan Barat menyerukan pentingnya mendukung rakyat Libya untuk menang secara damai.

Menurutnya, rakyat Libya telah bangkit dan membebaskan Benghazi dengan usaha mereka sendiri sebelum datangnya pasukan NATO. Bahkan akhirnya mereka dapat menguasai Tripoli, juga sebagian besar karena usaha mereka sendiri. Ini menunjukkan bahwa rakyat Libya tidak mengalami rasa sakit seperti yang dirasakan rakyat Iraq pascapenggulingan Saddam.

Di Iraq, pembentukan pemerintahan tidak dilakukan secara langsung seusai perang, namun rakyat Iraq harus mengalami rasa pahit karena berada di bawah kontrol Amerika Serikat selama bertahun-tahun. 

Sedangkan di Libya, pemerintahan baru mungkin akan segera dibentuk dalam hitungan hari, dan rakyat Libya sendiri yang akan terlihat memegang pemerintahan mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perbedaan lainnya adalah, di Libya tidak terdapat perpecahan kelompok Islam Sunni-Syiah seperti yang terjadi di Irak. Sebagian besar Muslim di Libya adalah Sunni.

Jatuhnya Saddam juga tidak seperti jatuhnya Qadhafi. Jatuhnya Saddam tidak hanya secara individu, melainkan jatuhnya rezim dan partai yang berkuasa secara totaliter yang telah mengakar kuat di negeri itu.

Rifkind juga menyerukan agar rakyat Libya mengambil pelajaran dari apa yang terjadi di Iraq.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dalam Puasa Uang Beredar Jadi Rp 367 Triliun
Tulisan selanjutnya Cheney ‘Tidak Menyesal’ Praktikkan Waterboarding

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?