Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Tancapkan Kuku”, Amerika akan Tempatkan Militer di Kuwait

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2011 09:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Amerika sedang berunding dengan Kuwait untuk menempatkan pasukan Amerika yang ditarik dari Irak di negara itu.

Harian The New York Times melaporkan bahwa perundingan itu adalah bagian dari rencana Amerika meningkatkan kehadirannya di Teluk Persia, supaya Amerika bisa bertindak cepat apabila terjadi konfrontasi dengan Iran atau kekacauan timbul lagi di Iraq.

Selain menempatkan pasukan di Kuwait, Amerika juga sedang mempertimbangkan untuk mengirim lebih banyak kapal perang ke perairan internasional di kawasan itu, tapi jumlah pasukan siaga itu belum ditentukan.

“Kami akan memiliki kehadiran yang kuat di seluruh wilayah, yang merupakan bukti dari komitmen kami untuk Iraq dan masa depan wilayah itu, Dan sebaiknya dibebaskan dari gangguan luar untuk terus melanjutkan jalur demokrasi,” ujar Menteri Luar Ngeri AS, Hillary Rodham Clinton dikutip laman nytimes.com.

Belum ada konfirmasi tentang laporan yang dimuat harian The New York Times itu, yang ditulis berdasarkan wawancara dengan pejabat-pejabat militer dan diplomat yang tidak disebut namanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika telah membahas berbagai rencananya di kawasan Teluk Persia sejak berbulan-bulan, tapi menurut The New York Times, rancangan itu semakin dianggap penting setelah presiden Barack Obama mengumumkan akan menarik semua pasukan Amerika dari Iraq akhir tahun ini.

The New York Times juga mengatakan pemerintah Amerika sedang berusaha meningkatkan hubungan dan kerjasama militer dengan negara-negara yang tergabung dalam Dewan Kerjasama Teluk Persia, yaitu Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Qatar, Emirat Arab Bersatu dan Oman. 

AS sendiri saat ini menggunakan pangkalan udara  dan daratan Kuwait untuk mempertahankan  sebuah pasukan kecil mereka di dalam negeri  Kuwait.

Konflik Iraq dan Kuwait,  telah menjadi alat bagi AS. Serangan Iraq terhadap Kuwait tahun 90-an telah dijadikan AS sebagai alasan untuk menyerang Iraq dan untuk memperkuat hegomoninya di Timur Tengah serta bertahan di Timur Tengah.

Kuwait telah memainkan peran penting dalam  perang Irak dari awal . Sebagian besar pasukan  darat AS meluncurkan invasi dari wilayah Kuwait  pada Maret 2003 , dan negara Teluk kecil itu telah  menjadi sebagai titik transit untuk pasokan konvoi  pasukan koalisi dan transportasi udara selama  konflik Kuwait dengan Iraq.

Sayangnya, Kuwait merupakan salah satu negara yang terjebak oleh permainan imperialisme AS ini. *

Foto: Pangkalan Angkatan Udara AS Al-Udeid di Qatar, salah satu negara Teluk Persia lainnya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkontaminasi, 90% Air di Jalur Gaza Tak Layak Minum
Tulisan selanjutnya Jangan Jadikan Suami Kita Seperti Al-Qamah!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?