Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polandia Buat Rambu-rambu Larangan Gay Bermaksiat

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 25 November 2011 08:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rambu-rambu umum seperti dilarang parkir atau dilarang merokok ada di semua negara. Namun di Polandia ada rambu-rambu larangan kaum homo melakukan maksiat yang diberi nama “No Gay Sex” tau “Gay Dilarang Bercinta”.

Rambu-rambu bergambar satu orang berdiri tampak samping dan satu orang lainnya dalam posisi nungging itu dibingkai dengan lingkaran merah serta garis menyilang yang menunjukkan tanda larangan.  

Namun di Polandia, rambu-rambu ini resmi menjadi rambu-rambu yang boleh dipasang di tempat umum sejak Oktober 2011. Rambu-rambu ini diresmikan setelah sebuah partai politik penentang hak-hak kaum gay, National Rebirth of Poland (NOP) mengusulkannya ke pengadilan lalu usul itu dikabulkan.

Kebijakan unik ini tentu saja memancing kemarahan para aktivis pembela hak-hak kaum homoseksual, terutama gay. Adanya rambu-rambu semacam ini dinilai semakin memupuk homofobia atau ketakutan dan kebencian yang berlebihan terhadap kaum homoseks.

“Rambu-rambu ini langsung menekankan pada faham fasis, neo-fasis, tradisi xenofobia dan intoleransi,” kata Robert Biedron, anggota parlemen Polandia pertama yang mengakui orientasi seksualnya sebagai homoseks, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (25/11/2011).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Robert Biedron adalah seorang waria dan seorang gay yang dilantik menjadi wakil rakyat dari hasil pemilu bulan Oktober lalu. Selain Robert ada anggota parelemen transeksual pertama Polandia Anna Grodzka. Anna yang berusian 57 tahun tersebut dulunya seorang pria yang dikenal dengan nama Krzystof. Sebelum di Parlemen Anna menjalani operasi plastik di Thailand.

Bagi kalangan aktivis pembela hak kaum homoseks, kebencian terhadap kaum gay akan memicu stigma negatif dan perilaku diskriminatif di dalam masyarakat. Dampaknya bagi kesehatan, kaum gay menjadi susah mengakses layanan kesehatan sehingga risiko penularan berbagai penyakit akan lebih susah dikontrol.

Oleh banyak kalangan, gay dinilai sebagai salah satu kelompok rentan terhadap Human Immunodeficiency Virus (HIV) karena sering berhubungan seks melalui dubur sehingga mudah terluka.

Lebih dari 90 persen dari populasi 38-juta penduduk Polandia adalah penganut Katolik Roma yang kuat.

Survei pendapat menunjukkan bahwa 80 persen penduduk Polandia menentang pernikahan gay dan 93 persen percaya pasangan gay dan lesbian tidak harus memiliki hak untuk mengadopsi anak. Demikian dikutip AFP. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rap, Tato dan Pacaran Warisan Tentara Amerika
Tulisan selanjutnya Syeikh Azhar: Darah Rakyat Mesir Haram Ditumpahkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?