Hidayatullah.com–Dua petani India yang muak karena dimintai uang suap oleh petugas pajak, melepas tiga kantong ular di kantor pajak di India Utara, kata seorang petugas hari Rabu (30/11/2011).
Sebanyak 40 ekor ular dari berbagai jenis, termasuk setidaknya ada 4 ekor kobra, membuat para petugas dan warga desa panik hingga naik ke atas meja dan berebut ke luar ruangan. Peristiwa itu terjadi di Basti, sekitar 300 kilometer arah tenggara Lucknow, kata Ramsukh Sharma dari kantor pemerintah Uttar Pradesh.
“Ular-ular itu merayap ke atas meja dan kursi,” kata Sharma.
“Keadaannya jadi sangat kacau. Ratusan orang berkumpul di luar ruangan. Sebagian dari mereka memegang tongkat, sambil meneriakkan agar ular-ular tersebut dibunuh,” cerita Sharma, dikutip Guardian dari Associated Press.
Kedua petani India pembawa ular, sebelumnya dimintai laporan pajak tanah milik mereka di desa Narharpur. Tapi, para petugas pajak menahan berkas dokumen mereka selama berminggu-minggu sambil diduga meminta uang suap.
Menurut Sharma, cara protes yang dilakukan kedua petani itu tidak dapat diterima. Polisi sedang mencari keduanya, yang diidentifikasi bernama Hukkul khan dan Ramkul Ram. Khan dikenal warga sebagai pawang ular.
Tidak ada korban luka dalam kejadian hari Selasa itu. Polisi dan petugas kehutanan menangkapi puluhan ular yang dilepas di kantor pajak itu.*