Hidayatullah.com–Komisi Pariwisata dan Kepurbakalaan Saudi telah merenovasi jalan kecil berusia 1.000 tahun di pegungunan Taif, yang menghubungkan kota Makkah dengan lokasi wisata Taif.
Orang-orang di masa lampau menggunakan jalan setapak tersebut untuk mengangkut barang dagangan dan hasil pertanian mereka dengan unta.
“Jalurnya yang berkelok-kelok, memungkinkan orang dan hewan melewatinya dengan mudah,” jelas seorang pejabat Komisi Pariwisata, dikutip Arab News.
Jalan kecil di pegunungan itu dianggap sebagai salah satu peninggalan budaya di Taif, karena nilai historisnya yang tinggi. Penduduk Makkah dan Taif menggunakan jalan setapak itu sampai tahun 1953, sebelum jalan raya Taif-Makkah lewat Al Kar dibangun.
Tarik bin Mahmud Khan, pejabat direktur pelaksana Komisi Pariwisata di Taif mengatakan, renovasi jalan setapak di pegunungan Al Kar itu merupakan salah satu proyek strategis Komisi Pariwisata.
“Kami telah merenovasi 1.700 meter jalan itu dengan lebar bervariasi antara tiga dan tujuh meter. Kami juga mendirikan sejumlah tempat istirahat di sepanjang jalan sebagai tambahan dari lapangan parkir,” kata Khan.
Khan berterimakasih pada Pangeran Sultan bin Salman, presiden Komisi Pariwisata, Gubernur Taif Fahd bin Muammar, ketua Dewan Pembangunan Pariwisata, atas dukungan mereka terhadap proyek renovasi itu.
“Saya yakin, jalan yang dibuat dari batu ini akan menarik banyak wisatawan setiap tahunnya,” kata Khan.*