Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Larang Umat Katolik Sebarkan Agama di Kalangan Yahudi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Desember 2015 22:26 10:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Desember 2015 22:26
Bagikan
Paus Fransiskus mencium tangan seorang pria Yahudi saat kunjungannya ke museum Yad Vashem Holocaust Memorial di Jerusalem
Bagikan

Hidayatullah.com–Vatikan mengatakan kepada umat Katolik agar mereka tidak mengubah kepercayaan umat Yahudi dan menekankan bahwa kedua keyakinan itu memiliki hubungan yang ‘unik.’ Pernyataan terbaru Vatikan sebagai perkembangan baru mengakui pentingnya akar Yahudi dalam Kristen.

Hal ini dipandang sebagai upaya baru Vatikan untuk menjauhkan diri dari abad yang dipenuhi ketegangan dan prasangka antar Kristen-Yahudi.

Menandai mencairnya hubungan yang telah dimulai 50 tahun lalu, Vatikan merilis dokumen baru tentang hubungan bersejarah umat Katolik ‘dengan orang-orang Yahudi’, Paus Fransiskus melarang umat Katolik menyampaikan pekabaran (menyebarkan ajaran agama Kristen, red) dalam sebuahdokumen yang dirilis hari Kamis (10/12/2015) yang diistilahkan “stimulus untuk masa depan”, kata Vatikan dikutip BBC.

Hal ini didasarkan pada naskah berjudul “Nostra Aetate” (Di masa kita), 50 tahun lalu, yang menjelaskan kembali hubungan Vatikan dengan Yudaisme. Naskah Nostra Aetate berisi penolakan terhadap konsep dosa kolektif orang-orang Yahudi atas penyaliban Yesus Kristus.

Guna mengatasi pertanyaan lama terkait hubungan antara kedua agama ini, dokumen itu juga secara tegas menyatakan Gereja Katolik tidak harus secara aktif mengajak orang Yahudi masuk Kristen dan menyerukan gereja bekerja untuk menghilangkan anti-Semitisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dokumen yang dikeluarkan Komisi Vatikan untuk Hubungan Agama dengan Yahudi, menegaskan hubungan Kristen dengan Yahudi sebagai warisan bersama.

“Meskipun orang-orang Yahudi tidak percaya pada Yesus Kristus sebagai penebus universal, mereka memiliki bagian dalam keselamatan, karena karunia dan panggilan Tuhan yang tidak dapat dibatalkan,” demikian laporan itu dikutip timesofisrael.com menyimpulkan.

‘Saudara kita’

Dokumen baru berjudul “Berkat dan Panggilan Tuhan tak bisa ditarik lagi” yang ditulis oleh komisi hubungan keagamaan dengan Yahudi, mengungkapkan “Gereja Katolik tidak melakukan atau mendukung misi institusional yang diarahkan kepada Yahudi”.

Tahun lalu Paus Francis bertemu para kaum Yahudi yang menjadi korban Holocaust pada kunjungan ke Yerusalem. Yudaisme, disebutkan dokumen itu, “tidak dianggap sebagai agama lain; Yahudi justru adalah kakak kita”.

Dikatakan juga bahwa, dalam kehadiran Yahudi, umat Katolik harus mengekspresikan keyakinan mereka “dengan cara yang rendah hati dan bersahaja, mengakui bahwa Yahudi adalah pembawa Firman Tuhan, khususnya dalam memandang tragedi besar Shoah (Holocaust)”.

Dokumen tersebut mengatakan bahwa Yahudi dan Katolik harus bersama-sama memerangi semua bentuk anti-Semit, serta mengutuk pembantaian Nazi terhadap Yahudi dalam Perang Dunia II.

“Sejarah mengajarkan kita bagaimana bahkan bentuk anti-Semitisme yang selewatan pun bisa mengakibatkan tragedi kemanusiaan Holokos -yang memusnahkan dua pertiga kaum Yahudi di Eropa saat itu.”

Hubungan Katolik-Yahudi menghangat dan didukung Paus saat ini, Francis, yang memiliki persahabatan lama dengan Rabi Argentina Abraham Skorka. Mereka bahkan bersama-sama menerbitkan buku tentang isu-isu etika, moralitas dan iman.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katolikpausvatikanyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikap Muslim terhadap Natal dan Tahun Baru [2]
Tulisan selanjutnya HIMMAH Mesir Ingin Rajut Ukhuwah Sesama Kader

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?