Hidayatullah.com–Peserta konferensi parlemen negara Islam anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Palembang, Sumatera Selatan, 24-31 Januari, antara lain akan membahas kemerdekaan bangsa Palestina.
Dikutip Antara, peserta “Seventh Parliamentary Union of The Organization of Islamic Cooperation Members State (PUIC) Conference” di Palembang, Rabu, para peserta delegasi OKI terus berdatangan hingga acara puncak pada Senin (30/01/2012) mendatang.
Salah satu agenda utama yang akan dibahas adalah rekomendasi atau dukungan atas kemerdekaan bangsa Palestina, serta sejumlah agenda persoalan bersama antarnegara Islam anggota OKI.
Konferensi juga akan diagendakan membahas fenomena dunia Islam.
”Selama ini yang muncul adalah perspektif negara-negara Eropa dan Amerika. Kami ingin membahas apa yang terjadi di Mesir, Tunisia, Yaman, dan Suriah dari perspektif negara-negara Islam sendiri,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso saat memimpin sidang komite eksekutif hari Selasa (24/1/2012) dikutip Kompas.
Menurut Priyo, pembahasan itu dimaksudkan, antara lain, agar proses demokrasi yang terjadi di negara-negara Islam tak dimanfaatkan oleh pihak-pihak dari luar. Selain itu, dibahas pula mengenai perwujudan perdamaian di kawasan Timur Tengah, terutama di Palestina.
Sekretaris panitia daerah PUIC ke-7, Nasrun Umar mengatakan, peserta terus berdatangan hingga acara pembukaan nanti.
Ia menjelaskan, konferensi parlemen negara-negara Islam tersebut sudah dimulai, tetapi masih bersifat internal dan puncaknya pada 30 Januari nanti.
Mereka sekarang ini masih pembicaraan pertemuan lokal dan belum pembahasan secara bersamaan.
Saat ini tercatat utusan 37 negara dari 51 negara peserta telah hadir di Palembang, dan diharapkan semua negara peserta mengirimkan utusannya, sehingga pertemuan parlemen negara-negara Islam tersebut lebih meriah.*
Keterangan: Ketua DPR RI, Marzukie Ali (2 kanan), Anggota DPR RI, Tontawi Yahya (kiri) berbincang usai pertemuan panitia eksekutif dengan sejumlah perwakilan negara peserta /ant