Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dianggap Berhala Makam Kuno Timbuktu Dihancurkan

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2012 07:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jaksa dari Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) hari Ahad (1/7/2012) memperingatkan pemberontak Mali agar menghentikan penghancuran atas tempat-tempat kuno peninggalan Islam yang ada di Timbuktu, karena hal tersebut dianggap sebagai kejahatan perang.

“Pesan saya kepada mereka yang terlibat dalam kejahatan ini jelas: hentikan penghancuran bangunan-bangunan keagamaan sekarang. Ini merupakan sebuah tindak kajahatan yang mana kantor saya memiliki wewenang penuh untuk menyelidikinya,” kata Fatou Bensouda, dalam wawancaranya kepada AFP sebagaimana dikutip Al Arabiya.

Jaksa wanita itu mengatakan, Mali merupakan penandatangan Statuta Roma tentang pembentukan ICC, di mana dalam pasal 8 disebutkan bahwa serangan sengaja terhadap sebuah bangunan sipil yang tidak dijaga dan yang tidak diperuntukan keperluan militer adalah sebuah kejahatan perang.

“Ini termasuk serangan terhadap monumen-monumen historis dan juga penghancuran bangunan yang diperuntukan bagi agama,” jelas wanita itu.

Sejak dua hari lalu, kelompok pemberontak yang berlatar belakang Islam dan telah menguasai seluruh wilayah utara Mali, merusak 7 bangunan makam Muslim kuno di Timbuktu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Timbuktu adalah kota kuno yang berjaya pada abad ke-15 Masehi sebagai kota Islam, pusat perdagangan dan intelektual.

Mereka juga mengancam akan meruntuhkan masjid kuno yang dibangun pada tahun 1327.

Serangan itu terjadi setelah UNESCO menetapkan kota Timbuktu sebagai salah satu warisan dunia, menyusul ketegangan di Mali dan serangan atas sebuah makam Muslim kuno peninggalan abad ke-15 Masehi pada bulan Mei lalu.

“Allah itu Esa. Ini semua haram. Kami semua Muslim, sedangkan UNESCO apa?” kata seoang jurubicara kelompok Ansar Dine, Sanda Ould Boumama, Sabtu kemarin, dikutip Al Arabiya.

Dia mengatakan bahwa kelompoknya bertindak atas nama Tuhan dan akan menghancurkan semua mausoleum (bangunan berisi makam) yang ada di kota itu. “Semuanya, tanpa terkecuali,” ujar Boumama.

“Kami akan menghancurkan semuanya sebelum kami menerapkan hukum syariah di kota ini,” katanya lagi.

Bensouda mengatakan, kantornya masih dalam proses pengumpulan informasi dan selanjutnya akan melakukan penyelidikan awal, guna memutuskan apakah tuntutan hukum akan dilayangkan terhadap orang-orang yang melakukan perusakan itu.

Sementara itu pemerintah Mali mengajukan permintaan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa agar mengambil tindakan terhadap para perusak bangunan kuno tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islammakamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Urutan dalam Shalat Jamak Urutan dalam Shalat Jamak
Tulisan selanjutnya Menuju Keluarga Muslim Ideologis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?