Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Tuntut 3 Istri Bin Ladin

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2012 07:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pakistan menuntut tiga istri Usamah bin Ladin dengan dakwaan memasuki dan tinggal di negara Pakistan secara ilegal, kata kementerian dalam negeri, Kamis (08/03/2012).

Ketiga wanita itu ditahan otoritas Pakistan sejak Mei 2011, setelah pasukan komando Amerika Serikat menyerbu rumah kediaman bin Ladin, istri dan anak-anaknya di Abbottabad. Pasukan khusus AS menembak mati Bin Ladin dalam penyerbuan itu.

Dilansir oleh AP, Menteri Dalam Negeri Rehman Malik mengatakan bahwa ketiganya telah dituntut di pengadilan, tetapi ia tidak menyebutkan kapan. Tidak jelas apakah mereka didampingi pengacara.

Anak-anak mereka bebas untuk meninggalkan Pakistan, namun selama proses pengadilan masih berjalan, mereka diperbolehkan untuk tetap tinggal bersama ibu-ibunya.

“Tuntutan kasus terhadap orang-orang dewasa, bukan anak-anak.” kata Malik, dikutip Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut kementerian luar negeri, dua orang istri bin Ladin berasal dari Arab Saudi, sedangkan satunya dari Yaman.

Malik tidak menjelaskan pengadilan mana yang akan menyidangkan kasus mereka dan tidak jelas hukuman apa yang mungkin diberikan, jika ketiganya terbukti bersalah.

Sebelumnya, Pakistan pernah mengatakan akan merepatriasi ketiga wanita tersebut ke negara asal masing-masing, setelah komisi penyelidikan kematian Bin Ladin selesai melakukan tugasnya.

Komisi telah menanyai para anggota keluarga Bin Ladin, tentang bagaimana mereka bisa tinggal di negara itu tanpa diketahui.

Istri termuda Bin Ladin, Amal Ahmad Abdulfattah, mengatakan kepada penyelidik Pakistan pada bulan Mei 2011 bahwa Bin Ladin dan keluarganya tinggal di rumah di Abbottabad, tempat di mana suaminya dibunuh, selama lima tahun.*

Keterangan foto: Rumah tempat tinggal dan persembunyian Usamah Bin Ladin di Abbottabad, Pakistan.[AP]

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migratePakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Miras Kian Marak, Preman Makin Berulah!
Tulisan selanjutnya Mufti Jum’ah: Sekularisme Barat Tidak Sesuai untuk Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?