Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Takut Pembunuh Yahudi Beraksi Lagi

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2012 09:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi Prancis takut pembunuh yang menewaskan empat orang di sebuah sekolah Yahudi di Tououse, sebelah baratdaya Prancis, akan menyerang lagi.

Francois Molins, jaksa yang menangani kasus itu, mengatakan bahwa si pembunuh adalah pelaku penembakan sebelumnya atas tiga tentara berdarah Afrika Utara di daerah yang sama.

Tiga pria berseragam tentara yang sedang antri mengambil uang di mesin ATM ditembak oleh pengendara motor yang mengenakan helm berpenutup wajah dengan senjata otomatis pada siang hari 16/03/2012 di Montauban.

Beberapa hari sebelumnya, seorang pria anggota militer berpakaian sipil ditembak mati di dekat kota Toulouse.

Semua korban ditembak di kepala dari jarak dekat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepada para wartawan, Selasa (20/03/2012), Molins mengatakan, si pelaku tangguh, dia pasti tahu sedang diburu dan dapat menyerang kembali.

Molins tidak pada posisi yang berwenang untuk mengkonfirmasi apakah pelaku merekam aksi penembakannya di sekolah Yahudi Ozar Hatorah. Namun, ia menyebut aksi tersebut sebagai “terorisme” menurut istilah hukum.

Tingkat aksi teror di wilayah Midi-Pyreenes meningkat cukup tajam sejak sistem empat titik ditetapkan tahun 2003, lansir Euronews.

Keamanan di sekitar lingkungan sinagog-sinagog dan sekolah Yahudi diperketat menyusul peristiwa penembakan di sekolah anak-anak Yahudi yang terjadi pada hari Senin (19/03/2012) itu.

Sebelumnya, pada dua insiden penembakan dengan korban warga keturunan Afrika Utara dan oleh pelaku yang sama, polisi dan pemerintah Prancis tidak “panik” seperti saat ini. 

Presiden Nicolas Sarkozy dan calon presiden Francois Hollande bahkan langsung menuju lokasi kejadian di sekolah Ozar Hatorah dan menunda pertemuan mereka.

Publik pun bertanya-tanya apakah pemilihan presiden Prancis yang hanya 34 hari lagi akan terganggu akibat peristiwa ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantai Belasan Orang Prajurit AS Pura-Pura Lupa?
Tulisan selanjutnya Ditangguhkan, Tajul Akan Dibela Banyak Pengacara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?