Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Remaja Belia Belanda Gemar Minum Miras

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2012 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Remaja Belanda dibakarkan gemar minum-minuman keras (miras), termasuk yang paling getol di Eropa. Hal ini sudah lama diketahui. Namun, data terakhir menunjukkan gambar yang lebih meresahkan. Semakin banyak remaja perempuan berumur 14 dan 15 tahun yang minum sampai koma, demikian dikutip RNW, Senin (26/03/2012).

Seorang remaja putri mengumpat ketika seorang perawat memberitahunya bahwa ibunya sudah diberitahu dan sekarang menunggu di mobil ambulans. Remaja itu hanya bilang ya dan tidak, ketika petugas ambulans bertanya apa dia habis minum miras dan menggunakan obat-obatan.

Ketika ditanya berapa umurnya, remaja ini menjawab masih berusia 15. Namun sang ibu menolak dan menyebutnya telah berbohong. Sebab usia aslinya baru 14 tahun.

Semakin muda

Peristiwa ini hanya satu dari 2300 remaja Belanda yang setiap tahunnya meneggak miras sampai mereka masuk rumah sakit. Umumnya, cewek-cewek itu berbohong kalau ditanya berapa usia mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Data lain menyebut, tujuh ratus remaja telah minum alcohol sampai mereka koma. Berdasarkan angka terakhir, semakin banyak cewek dalam kelompok ini. Dulu kebanyakan remaja pria yang mabuk sampai koma. Tapi sekarang antara cowok dan cewek angkanya sudah seimbang.

Remaja putri yang minum miras semakin muda saja. Penyebabnya antara lain dengan diperkenalkannya minuman beralkohol dengan rasa manis.

“Mereka minum seperti minum limonade saja,” kata dokter anak, Nico van der Lely kepada Radio VPRO.

Selain itu, di negeri tersebut, sangat gampang sekali mendapatkan minuman keras.

“Ada kaitannya dengan apa yang terjadi di masyarakat, gampang sekali mendapatkan minuman itu. Minuman beralkohol itu disodorkan kepada generasi itu dengan sengaja. Anda harus sadar bahwa kalau anda minum di usia muda, anda punya peluang 400 persen lebih banyak untuk menjadi peminum nantinya,” ujar Nico van der Lely.

Musibah beruntun

Menurut petugas ambulans yang membawa gadis berumur 14 tahun tadi, dalam beberapa tahun terakhir banyak perubahan.

“Mereka yang keluar malam semakin muda saja dan mereka biasanya ‘minum dulu’ di rumah. Pas keluar rumah mereka biasanya sudah minum banyak. Jadi, mereka itu sebenarnya sudah mabuk saat keluar rumah untuk pergi clubbing.”

Dampak penyalahgunaan miras pada usia muda bisa sangat berbahaya, Dokter Anak Van der Lely memperingatkan, para remaja itu ada yang kena jantung dan koma.

“Mereka dibawa ke sini dengan suhu badan terlalu rendah. Akibatnya, mereka bisa kena gangguan jantung. Rata-rata mereka koma selama tiga jam tapi juga pernah ada cewek yang selama 18 jam tidak sadarkan diri. Dan ternyata hampir separuh dari remaja putri itu kemampuan akademisnya turun satu atau dua tingkat karena miras. Satu dari empat remaja adalah korban pelecehan seksual. Cewek naik birahinya kalau minum dan mereka bisa melakukan hal-hal yang biasanya tidak mereka lakukan. Beberapa ditemukan tergeletak di WC dengan celana dalam sudah dipelorotkan. Banyak masalah yang muncul.”

Kerusakan otak

Menurut beberapa pihak, telah muncul generasi peminum di Belanda yang semakin bodoh karena mengalami kerusakan pada otak puber mereka yang rentan.

Biaya sosial yang muncul tinggi. Selain bisa koma, kebanyakan minum bisa menyebabkan berbagai kecelakaan yang menelan ribuan korban tiap tahunnya.

Sekarang di Belanda dibangun beberapa klinik untuk menampung peminum yang sampai koma. Direktur Rumah Sakit, Herre Kingma belum lama ini mengusulkan agar para remaja dan juga orangtua mereka belajar bertanggungjawab dengan membayar sendiri biaya rumah sakit.

Pemerintah dan perusahaan asuransi kesehatan menolak usul tersebut karena tidak bisa diterapkan dan tidak pada tempatnya.

Dilarang


Organisasi Konsumen dan Keamanan berpendapat umur minimum remaja untuk boleh menegak minuman keras harus naik dari 16 ke 18 tahun, seperti di 20 negara Uni Eropa lainnya. Namun demikian, pemerintah tidak setuju. Pemerintah bisa rugi antara tiga sampai empat miliar Euro karena kehilangan pajak cukai.

Selain itu, kontrol terhadap penjualan miras kepada remaja harus diperketat. Perusahaan miras harus menempelkan peringatan di botol miras seperti di bungkus rokok.

Orangtua juga harus lebih waspada. Sampai sekarang orang masih banyak yang berpendapat lebih baik para remaja mulai minum alkohol di rumah. Tapi, menurut para ahli pendapat itu harus diubah. Remaja 16 tahun dan yang lebih tua harus dilarang minum alkohol.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:alkoholBelandaMedia IslamMirasold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Dumai Resah Tayangan Porno di TV Berbayar
Tulisan selanjutnya Israel Putuskan Hubungan dengan Dewan HAM PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
9 September 2026 12:07
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031

Terbaru

  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?