Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Riyadh Dihajar Badai Pasir, Hujan dan Petir

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2012 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Langit di atas kota Riyadh tiba-tiba menjadi gelap siang hari kemarin (13/04/2012), sehingga mengubah suasana terang menjadi gelap gulita dengan jarak pandang hampir tidak ada sama sekali.

“Langit mendung hampir sepanjang hari, sampai tiba-tiba mendadak menjadi gelap pada siang hari karena badai pasir. Pengendara kendaraan bermotor harus menyalakan lampu bahaya untuk memperingatakan pengemudi lain sebab lalulintas melambat,” kata Eric P. Asi seorang teknisi listrik di sebuah perusahaan, dikutip Arab News (14/04/2012).

Kata Asi, gelap menyelimuti seluruh kawasan penting di ibukota seperti di jalan-jalan Qassim, Raja Fahd, Khurais dan Makkah, akibat badai pasir yang menghembus sejak pukul 5 sore.

Keadaan semakin memburuk, karena badai pasir kemudian disusul dengan hujan lebat.

Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Lingkungan telah mengeluarkan peringatan kemungkinan perubahan cuaca yang tidak menentu. Menurut jurubicara Badan Meteorologi Hussein Al Qahtani, cuaca tidak menentu akan berlangsung selama beberapa waktu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Departemen Pertahanan Sipil kemudian memperingatkan ancaman banjir bandang akibat hujan lebat. Meminta masyarakat agar menjauhi jalan-jalan karena takut terseret banjir bandang.

Badai pasir dilaporkan juga menghantam Provinsi Timur, meskipun tidak separah yang terjadi di Riyadh.

“Badai pasir tejadi pada pukul 4.30 sore tapi berhenti ketika hujan turun. Hujan lebat disertai petir dan suara gemuruh berhenti pada pukul 7 malam, dan berlanjut pada 7.45 dengan disertai petir,” cerita Edward Rodriguez seorang manajer di sebuah perusahaan di Al Khobar.

Di Qassim, badai yang menghantam berhenti seiring dengan datangnya waktu malam.

“Badai pasir yang disertai angin besar, tidak sekuat badai pasir yang terjadi pada hari Selasa,” kata Dionisio B. Tabuco Jr. seorang mekanik di perusahaan farmasi.

Di Jazan, suasananya menjadi gelap dan jarak pandang nol. Tetapi, bukan disebabkan badai pasir, melainkan karena kabut.

“Ada badai pasir dari Jazan sampai Al Darb, tetapi jarak pandang masih baik. Namun, dari Al Darb ke Abha jarak pandang tidak ada. Bukan karena badai pasir tetapi karena kabut,” cerita Mercelino Vario, seorang operator alat berat yang melintasi jarak 200 km dari Jazan ke Al Darb.

Di Asir cuacanya jauh berbeda, sebab wilayah tersebut justru dihujani batu-batu es. Hujan selama tiga hari terakhir, kadang disertai butiran es, kata Andy Relox seorang petugas statistik di RS Universitas Raja Khalid.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hutan Mangrove Indonesia Tinggal 25 Persen
Tulisan selanjutnya Masjid Yaman Perangi Sabotase Listrik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?