Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Riyadh 40 Tahun Lalu: Wanita Menyusui di Tempat Umum

Thoriq
Terakhir diupdate:
Thoriq
Dipublikasikan 17 April 2012 05:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penulis Saudi Badr Al Kharif menyampaikan bahwa di Riyadh 40 tahun yang lalu banyak bioskop dan tempat penjualan alat-alat musik, ikhtilath merupakan hal yang biasa serta banyak dijumpai wanita menyusui di tempat-tempat umum.

Sebagaimana dilansir Al Arabiya (16/4/2012) Wakil pimred Syarq Al Ausath itu juga menyampaikan bahwa di waktu itu para wanita juga menjadi sekretaris di biro-biro perjalanan.

Menurutnya, keputusan amir Riyadh saat ini yang membolehkan kaum muda masuk mall merupakan keputusan yang mengembalikan Riyadh pada pada 40 tahun lalu yakni di masa Malik Saud berkuasa.

Dan di saat ini, Kharif menyampaikan bahwa suasana di masyarakat Riyadh kembali seperti sebelumnya.

Sebelumnya, diberitakan media ini, Kementerian Pendidikan Tinggi Arab Saudi juga mengatakan kepada perguruan-perguruan tinggi agar menerima mahasiswa putri di jurusan ilmu politik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dikutip dari Al Arabiya (15/04/2012), profesor ilmu politik di Universitas Raja Saud Dr Sahran Al Utaibi kepada koran Ashraq mengatakan, kampusnya akan menjadi perguruan tinggi pertama bagi para wanita yang ingin belajar ilmu politik mulai tahun depan.

Menurut Al Utaibi, saat ini jumlah wanita peminat ilmu politik melebihi pria, sehingga mereka juga perlu diberi kesempatan.

Maret lalu, di negeri itu juga sempat dikabarkan membolehkan kaum hawa masuk ke tribun untuk menjadi suporter bola. Hal ini terjadi setelah pihak Saudi menginginkan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia, yang mana kehadiran wanita merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh pihak penyelanggara.

Jika Saudi mengikuti tekanan dunia dengan HAM, boleh jadi kelak tak ada lagi yang istimewa di tempat ini, selain dua Kota Suci.*

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudan Umumkan Permusuhan dengan Sudan Selatan
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Sambut Kembalinya Syeikh Raid Salah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?