Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Media Tapi Dinilai Tak Layak Pimpin Perusahaan Media

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Mei 2012 22:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penyelidikan komite parlemen Inggris menyimpulkan bahwa Rupert Murdoch, salah satu pengusaha media paling berpengaruh di dunia, tidak layak memimpin perusahaan internasional.

Kesimpulan tersebut tercantum dalam laporan akhir komite parlemen yang menyelidiki skandal penyadapan telepon di salah satu perusahaan media Murdoch.

Perusahaan Murdoch di Inggris, News International, juga dituduh sengaja memberi informasi yang menyesatkan kepada para anggota parlemen tentang besarnya kasus penyadapan telepon.

Salah satu anggota komite, Tom Watson dari Partai Buruh, mengatakan Murdoch layak dipersalahkan dan bisa memahami langkah komite mengecam keras Murdoch.

Meski demikian beberapa anggota komite menolak mendukung kecaman keras terhadap Murdoch.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Philip Davies dari Partai Konservatif dalam keterangan pers kepada para wartawan mengatakan tidak ada bukti sama sekali untuk menarik kesimpulan bahwa Murdoch tidak layak memimpin perusahaan media internasional.

Davies mengatakan kesimpulan komite mengada-ada.

Penolakan beberapa anggota Konservatif mendukung kesimpulan komite disayangkan sesama anggota parlemen dari Partai Konservatif, Louise Mensch.

Mensch menyebut penolakan dukungan sebagai sesuatu yang memalukan dan bisa melemahkan kredibilitas laporan komite parlemen.

Wartawan politik BBC Norman Smith mengatakan kesimpulan komite parlemen jauh lebih keras dari perkiraan semula.

Ia mengatakan unsur kunci dalam kesimpulan tersebut adalah penyebutan bahwa Murdoch tidak layak memimpin perusahaan media.

“Ini adalah pukulan telak ke jantung kerajaan media Murdoch. Mereka mempertanyakan integritas dan kejujuran Murdoch,” kata Smith dikutip BBC Indonesia.

Menanggapi kesimpulan komite, News Corp, perusahaan milik Murdoch, mengatakan mereka sedang mempelajari laporan parlemen.

“Perusahaan mengakui sepenuhnya kesalahan yang telah dilakukan di mingguan News of the World dan kami meminta maaf telah melanggar privasi sejumlah kalangan,” kata juru bicara News Corp.

Para wartawan mingguan milik Murdoch, News of the World, yang sekarang tidak lagi beroperasi, mendapatkan berita antara lain dengan membobol pesan suara (voicemail) milik selebriti, politisi, dan korban-korban kejahatan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mediaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mendatangkan Penghujat Syariah Dinilai Pelecehan Umat Islam
Tulisan selanjutnya Evangelis Day Manfaatkan Gerakan Penginjilan Melalui Internet

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?