Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Masjid di Malaysia Menjadi Tempat Pengobatan Narkoba

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2012 15:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pria bernama Feisal Fakharudin, selama 30 tahun, menjalani hidup sebagai pecandu heroin, tidur di jalan, berurusan dengan polisi dan masuk-keluar pusat perawatan narkotika.

Di Malaysia, negara dengan mayoritas warga penganut Islam, kecanduan narkotika adalah tabu, kebiasaannya membuat dia tersisih di masyarakat sampai ia menemukan dukungan dari sumber yang tampaknya tak mungkin yakni Masjid Ar Rahman, yang berada di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.

Menurut keterangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setelah melaksanakan shalat, Feisal menyelinap ke lantai atas untuk menjauhi jamaah lain guna menerima satu dosis methadone dari klinik pengobatan narkotika , yang pertama di dunia yang beroperasi di masjid.

“Pada masa lalu, tak seorang pun mau menolong mereka (para pecadu narkotika),” kata Feisal, yang mengatakan ia dulu merasa seperti “sampah masyarakat”.

Feisal mengakui keberhasilan pengobatannya ditunjang oleh bimbingan spiritual yang ia dapatkan dari tokoh agama di masjid, serta sirup methadone yang diberikan dua kali sepekan oleh staf medis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun mengizinkan masjid mendirikan klinik methadone (yang dimulai lebih dua tahun lalu) telah membuat banyak orang di negeri itu mengangkat alis, sebab pemerintah memberlakukan hukuman mati bagi penyelundup narkotika.

Orang yang kedapatan memiliki narkotika di atas jumlah yang ditetapkan menghadapi dakwaan penyelundupan dan dinyatakan bersalah, hukum yang dikatakan kelompok hak asasi manusia bertentangan dengan standar hukuman adil internasional.

Kepala koordinator Center of Addiction Sciences (UMCAS) University of Malaysia (yang mengelola klinik tersebut,Rusdi Abdul Rashid) harus bekerja keras meyakinkan para pengurus masjid dan tokoh agama untuk mengizinkan klinik itu.

Seperti dilaporkan Reuters, Lembaga agama Islam di Malaysia, yang telah menjadi suara utama Islam moderat, akhirnya memberi lampu hijau bagi perawatan tersebut dan memutuskan methadone bukan barang haram berdasarkan hukum Islam.

“Methadone adalah obat pemberian Tuhan. Itu membantu perawatan jangka panjang bagi pecandu narkotika dan mencegah pasien kambuh lagi,” kata Rusdi, seorang dosen dan ahli ilmu jiwa yang jadi konsultan, dikutip Antara, Kamis (03/05/2012).

Ia telah mengobati banyak pasien dengan menggunakan methadone selama 10 tahun.

UMCAS memiliki rencana untuk mengembangkan program itu ke sepertiga dari 6.000 masjid di negeri tersebut hingga 2015, dengan sasaran menjangkau 72.000 pengguna heroin. Malaysia menghadapi sebanyak 350.000 pencandu narkotika, jumlah yang dapat naik jadi setengah juta paling lambat pada 2015 sebagian karena banyak mantan pecandu yang kambuh, kata Rusdi.

Pusat itu juga ingin memasukkan gereja dan kuil Hindu ke dalam programnya, dan memulainya lewat Gua Batu di pinggiran Kuala Lumpur.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Transisi Libya Larang Pemujaan Qadhafi
Tulisan selanjutnya Ulama dan Pembuat Peci

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?