Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Liberalisme Juga Melanda Patani

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2012 15:27
Bagikan
Nurhayati dan Budiman Warga Pattani. Foto : Muh. Abdus Syakur
Bagikan

Hidayatullah.com — Serangan liberalisme rupanya tak sekadar melanda Indonesia yang memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar. Masyarakat Muslim Patani, yang tinggal di kawasan selatan Thailand, rupanya tak luput dari serangan ideologi ini.

“Selama ini masyarakat Muslim Patani tak sekadar mendapat tekanan fisik, namun mereka juga diserang secara pemikiran,” ungkap Amir Muhammad, pimpinan rombongan API (Aktivis Pengupayaan Insan) Malaysia, saat mengunjungi kantor Suara Hidayatullah di Jakarta Kamis (31/5). Amir membawa sekitar 20 aktivis dari Malaysia yang berkonsentrasi membantu perjuangan masyarakat Patani, serta dua orang utusan dari masyarakat Patani.

Bentuk serangan pemikiran ini, jelas Amir, misalnya pendangkalan makna jihad. “Berjihad itu cukup dengan cara mencari nafkah untuk keluarga,” ungkapnya.

Pendangkalan makna jihad ini dimaksudkan agar para lelaki di wilayah ini tak lagi melakukan aksi protes atas tekanan pemerintah terhadap kaum Muslim di wilayah tersebut. Amir menduga serangan leberalisme ini merupakan reaksi atas ketakutan pemerintah terhadap masuknya pemahaman Islam radikal ke Patani.

Syaiful Effendi, pimpinan AMANI Malaysia, LSM yang berada di bawah API yang khusus menangani persoalan Patani, menambahkan, tindakan penekanan aparat kepada kaum Muslim di Patani sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Konflik ini sempat mereda, dan kembali marak pada tahun 2004.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Banyak aksi pembantaian yang dilakukan aparat keamanan di negeri itu sejak 2004 hingga sekarang, namun beritanya tidak pernah sampai ke luar,” jelas Syaiful.

Pihak AMANI mencatat, selama tahun 2004, lebih dari 4 ribu anak-anak telah menjadi yatim dan 2 ribu wanita menjadi janda akibat kaum lelakinya “dilenyapkan” oleh aparat.

Anehnya, hampir semua orang yang “dilenyapkan” tersebut berprofesi sebagai imam masjid, ustadz, atau guru. Mereka ini rupanya dinilai oleh pemerintah sebagai orang-orang yang paling berbahaya sehingga perlu “dilenyapkan”.

Lalu, pada tahun 2007, sebanyak 10 ribu pemuda Patani berunjuk rasa di sebuah masjid guna memprotes aksi penekanan pemerintah dan aparat terhadap penduduk Muslim di sana. Aksi ini pun, lagi-lagi, tak terdengar beritanya, baik di Malaysia maupun Indonesia.

Menurut Nurhayati, salah seorang penduduk Patani yang ikut dalam rombongan tersebut, penduduk Patani yang pergi ke luar wilayah tersebut, ketika pulang kembali ke kampung halamannya, akan menjadi incaran aparat. Ia akan dicurigai terkontaminasi pemahaman Islam garis keras.

“Apalagi bila ada orang Patani yang datang ke Indonesia. Mereka akan langsung dicurigasi terkontaminasi teroris,” jelas wanita bejilbab ini.*/Mahladi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:liberalismeold migratePatani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Tidak Terima Pemberitaan Vatileaks
Tulisan selanjutnya Gempa Tsunami Fukushima Pengaruhi Atmosfer Bumi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?